Jakarta – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, telah diumumkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden yang akan datang. Pengumuman ini dilakukan pada Minggu, 22 Oktober 2023, dan menarik perhatian publik karena menghasilkan Gibran, putra pertama Presiden Joko Widodo, menjadi sorotan utama.
Saat ini, Gibran mencatatkan dirinya sebagai cawapres termuda dalam sejarah Indonesia, dengan usia 36 tahun. Sebelumnya, rekor cawapres termuda dipegang oleh Sandiaga Uno, yang mencalonkan diri pada tahun 2019 dengan usia 49 tahun.
Selain latar belakang politik dan kekayaan pribadi, pendidikan Gibran juga menjadi fokus perhatian warga Indonesia. Berikut adalah sejarah pendidikan Gibran Rakabuming.
Wali Kota Solo untuk periode masa jabatan 2021-2024 ini adalah lulusan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Mangkubumen Kidul, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Surakarta, dan juga Orchid Park Secondary School di Singapura.
Orchid Park Secondary School adalah sebuah sekolah yang terkenal dan memiliki fokus pada seni visual, pertunjukan, serta kepemimpinan pemuda dalam komunitas.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di SD, SMP, dan SMA, Gibran melanjutkan pendidikannya di Singapura, tepatnya di Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan lulus pada tahun 2007.
Kemudian, Gibran kembali melanjutkan studinya dengan mengikuti program Insearch di University of Technology, Sydney, Australia, dan lulus pada tahun 2010.
Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, Gibran kembali ke Indonesia dan terlibat dalam berbagai bidang bisnis. Berdasarkan penelusuran CNBC Indonesia, sebagian besar bisnis yang dimiliki Gibran berfokus pada makanan dan minuman (FnB) dan seringkali berkolaborasi dengan sang adik, Kaesang Pangarep.
Salah satu usaha paling terkenal yang dimiliki Gibran adalah Markobar, yang bergerak dalam bidang kuliner dan khususnya dikenal dengan berbagai varian martabak. Menurut informasi yang ditemukan di akun Instagram resmi (@markobar1996), saat ini Markobar memiliki 11 cabang yang tersebar di Solo, Bandung, Surabaya, Semarang, Makassar, dan DKI Jakarta.







