Berita

Pertamina Sulap Terminal LPG Tanjung Sekong Jadi Green Terminal

118
×

Pertamina Sulap Terminal LPG Tanjung Sekong Jadi Green Terminal

Sebarkan artikel ini
terminal-lpg-tanjung-sekong-pertamina-akan-jadi-green-terminal
terminal lpg tanjung sekong pertamina akan jadi green terminal

Cilegon – Terminal LPG Tanjung Sekong di Cilegon, Banten, akan bertransformasi menjadi green terminal. Ini adalah bagian dari strategi transisi energi Pertamina.

Terminal ini memegang peranan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Kontribusinya mencapai 40 persen pasokan LPG nasional dan lebih dari 50 persen untuk Pulau Jawa.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menyatakan transformasi ini adalah langkah konkret Pertamina. Tujuannya membangun bisnis energi berkelanjutan berbasis ESG.

“Terminal Tanjung Sekong ini bukan tempat biasa. Sekitar 40 persen suplai LPG nasional berasal dari sini,” ujar Agung, Rabu (11/2/2026).

Transformasi dilakukan melalui implementasi Green Terminal Label Certification (GTLC). Standar internal ini mendorong efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, pengelolaan limbah, dan optimalisasi energi terbarukan.

Salah satu tonggak penting adalah pemanfaatan green hydrogen dari PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Ulubelu, Lampung. Hidrogen hijau ini digunakan sebagai sumber energi rendah emisi.

Sistem kelistrikan terminal juga akan diperkuat dengan energi bersih. Potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) juga akan dimaksimalkan.

Agung menambahkan, keberlanjutan bukan lagi beban biaya, melainkan peluang bisnis.

Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal (PET), Bayu Prostiyono, menegaskan transformasi ini sejalan dengan roadmap dekarbonisasi operasional subholding downstream Pertamina.

Selain aspek lingkungan, transformasi ini juga memperkuat ketahanan pasokan energi nasional. Terminal Tanjung Sekong menjadi tulang punggung distribusi LPG nasional, khususnya untuk wilayah Jawa, Sumatra, dan sebagian Kalimantan.