FeedSport

Antonio Conte Segera Tinggalkan Napoli, Berikut Analisis Penyebab Utamanya

12
×

Antonio Conte Segera Tinggalkan Napoli, Berikut Analisis Penyebab Utamanya

Sebarkan artikel ini
883b7970c276da3660cb4a3d902317f1.jpg
883b7970c276da3660cb4a3d902317f1.jpg

Naples – Antonio Conte dikabarkan telah membulatkan tekad untuk mengakhiri masa baktinya di Napoli pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini disebut-sebut bakal diumumkan secara resmi pada laga pamungkas Serie A saat Napoli menjamu Udinese di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (24/5) mendatang.

Meskipun Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, sempat memberikan ruang bagi sang pelatih untuk mempertimbangkan kembali posisinya, Conte diyakini tidak akan mengubah keputusannya. Sikap tersebut membuat Conte berpotensi merelakan kompensasi sebesar 7 juta Euro yang seharusnya menjadi haknya hingga kontrak berakhir pada 2027.

Ketidakharmonisan hubungan ditengarai menjadi pemicu utama kepergian mantan pelatih Juventus tersebut. Conte merasa tidak mendapatkan perlindungan dari manajemen klub saat dirinya terus diterpa kritik tajam terkait metode latihan yang dituding menjadi penyebab krisis cedera pemain, serta gaya permainan tim pasca-tersingkir dari Liga Champions.

De Laurentiis sendiri disinyalir memilih untuk bersikap pasif dan tidak memberikan pembelaan kepada Conte di tengah tekanan publik tersebut. Kondisi ini membuat situasi internal klub menjadi kurang kondusif bagi kelanjutan karier sang pelatih.

Padahal, secara statistik, performa Conte bersama I Partenopei terbilang impresif. Ia berhasil mempersembahkan gelar Scudetto pada musim 2024/2025 dan sukses membawa tim kembali berkompetisi di Liga Champions musim depan.

Kini, manajemen Napoli mulai membidik sejumlah nama untuk mengisi kursi kepelatihan. Maurizio Sarri, yang pernah menukangi klub pada periode 2015 hingga 2018, disebut-sebut menjadi kandidat utama suksesor Conte.

Di sisi lain, masa depan Conte sendiri mulai dikaitkan dengan kursi kepelatihan timnas Italia. Jika kesepakatan tercapai, ia diproyeksikan menggantikan Gennaro Gattuso. Ini akan menjadi periode kedua bagi Conte mengarsiteki Gli Azzurri, setelah sebelumnya pernah memimpin tim nasional pada 2014 hingga 2016.