Ecozone

Inflasi Tahunan Mei Diprediksi Naik Menjadi 3,21 Persen

11
×

Inflasi Tahunan Mei Diprediksi Naik Menjadi 3,21 Persen

Sebarkan artikel ini
319c6fab8d726f271a545145b512df73.jpg
319c6fab8d726f271a545145b512df73.jpg

Jakarta – Office of Chief Economist (OCE) Bank Mandiri memproyeksikan laju inflasi pada Mei 2026 akan mengalami percepatan signifikan. Berdasarkan analisis tim ekonom, inflasi tahunan diprediksi melonjak ke angka 3,21 persen year on year, dari posisi 2,42 persen pada bulan sebelumnya.

Peningkatan tekanan inflasi juga terlihat pada skala bulanan. OCE Bank Mandiri memperkirakan inflasi Mei 2026 menyentuh 0,40 persen month to month, atau jauh lebih tinggi dibandingkan capaian bulan April yang berada di level 0,13 persen.

Lonjakan harga tiket pesawat menjadi faktor dominan pemicu inflasi dari kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices). Dipicu oleh naiknya harga minyak dunia, harga tiket pesawat diperkirakan terbang hingga 35,31 persen, yang membawa inflasi pada kelompok tersebut mencapai 1,3 persen secara bulanan.

Selain itu, tekanan inflasi juga disumbang oleh pembalikan harga pangan bergejolak (volatile food) dari deflasi menjadi inflasi sebesar 0,20 persen. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan pokok menjadi katalis utamanya, seperti cabai merah yang melonjak 23 persen, bawang merah 4,1 persen, daging sapi 0,4 persen, dan beras 0,3 persen.

Di sisi lain, inflasi inti justru menunjukkan tren penurunan ke angka 0,19 persen secara bulanan dari sebelumnya 0,23 persen. Tim ekonom Bank Mandiri menilai pergerakan ini dipengaruhi oleh penurunan harga emas serta dampak dari depresiasi nilai tukar rupiah.

Sebagai informasi, data inflasi resmi untuk periode Mei 2026 akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Selasa, 2 Juni 2026. Sebelumnya, pada April 2026, inflasi tahunan didominasi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,9 persen, serta kelompok perawatan pribadi yang didorong oleh tingginya harga emas perhiasan.

2ececb3fc10eccc8cadb52912da45c7d.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Pergerakan mata uang utama dunia masih berlangsung fluktuatif di tengah sentimen ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data Trading Economics pada Senin (1/6/2026) pukul 12.00 WIB, pasangan EUR/USD menguat 0,03% dalam sepekan ke level 1,16. Sementara itu, AUD/USD naik 0,15% ke 0,71 dan NZD/USD melesat 1,63% menjadi 0,59. Di sisi lain,…

34def38b6960318e05a7b283a694640f.jpg
Ecozone

Fenesia – Pada Minggu (31/5), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tetap bertahan pada posisi Rp 2.799.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga stagnan di level Rp 2.609.000 per gram. Rincian Potensi Laba Rugi Investasi Emas Antam Bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas Antam jika dijual pada ? Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 31 Mei…

6fe8b5d0b737da14d28d131e1b65c7e4.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memberikan tanggapan atas rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA) dan rencana pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor. Corporate Secretary Division Head Aneka Tambang Wisnu Danandi Haryanto mengatakan, langkah tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola perdagangan komoditas strategis nasional,…