BeritaHukum dan Kriminal

WNI Asal Agam Minta Tolong Setelah Disekap dan Diborgol di Myanmar

32
×

WNI Asal Agam Minta Tolong Setelah Disekap dan Diborgol di Myanmar

Sebarkan artikel ini
warga-agam-sumbar-disekap-di-myanmar,-diduga-korban-tppo
warga agam sumbar disekap di myanmar, diduga korban tppo

Padang – Dua perempuan warga negara Indonesia (WNI) meminta pertolongan melalui video viral yang menunjukkan mereka sedang disekap dalam kondisi tangan terborgol di Myanmar.

Salah satu korban teridentifikasi bernama Ayu, warga Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat telah memverifikasi identitas Ayu pasca-beredarnya rekaman tersebut.

Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi, mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Agam serta Polda Sumbar untuk melacak keberadaan korban.

“Memang benar bahwa Ayu merupakan warga Agam,” ujar Jupriyadi, Kamis (16/7).

Hasil penelusuran awal menduga Ayu berangkat ke luar negeri melalui jalur nonprosedural atau ilegal.

Akibat keberangkatan tidak resmi tersebut, BP3MI tidak memiliki rekam jejak keberangkatan korban dalam sistem data mereka.

Instansi terkait baru mengetahui kasus ini setelah permasalahan penyekapan tersebut mencuat ke publik.

BP3MI menduga kedua perempuan tersebut dipaksa terlibat dalam praktik penipuan daring atau scamming.

“Wilayah Myanmar seperti itu biasanya berkaitan dengan praktik scam atau scamming,” jelas Jupriyadi.

Saat ini, BP3MI terus memantau kondisi korban melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak berwenang.

Pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk penanganan lebih lanjut.