Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dipastikan terus memantau setiap pergerakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama melakukan kunjungan kerja di berbagai wilayah Indonesia Timur.
Pihak Istana Kepresidenan menegaskan bahwa koordinasi antara kepala negara dan wakilnya tetap berjalan intensif terkait agenda-agenda kenegaraan di daerah.
Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo selalu menerima laporan komprehensif mengenai rangkaian kegiatan yang dijalankan oleh Gibran.
“Iya, presiden tahu semua, lah,” ujar Juri saat ditemui di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/6).
Meski demikian, Juri tidak memberikan penjelasan lebih rinci ketika dikonfirmasi mengenai apakah kunjungan tersebut merupakan bagian dari penugasan khusus atau arahan langsung dari Presiden Prabowo.
Rangkaian kunjungan kerja Gibran ke wilayah Indonesia Timur diketahui berlangsung pada pertengahan Juni lalu.
Gibran memulai agenda di Gorontalo pada 19 Juni dengan meninjau SDN 07 Bulango Utara di Kabupaten Bone Bolango.
Selain meninjau fasilitas pendidikan, ia juga memeriksa progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 120 anak dari enam lembaga kesejahteraan sosial anak setempat.
Setiap anak menerima kupon belanja senilai Rp 500 ribu untuk persiapan tahun ajaran baru.
Keesokan harinya, pada 20 Juni, Gibran membuka Pekan Nasional Petani Nelayan XVII di Gorontalo.
Ia menekankan peran strategis petani dan nelayan sebagai garda terdepan dalam menjaga kemandirian pangan nasional.
Dalam forum itu, ia meminta kementerian terkait segera merespons keluhan masyarakat terkait irigasi dan distribusi solar.
Gibran kemudian melanjutkan perjalanan ke Manokwari Selatan untuk menanam bibit kakao guna mendukung program rehabilitasi perkebunan.
Pada malam harinya, ia membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV di Manokwari dengan pesan perdamaian.
Selanjutnya, pada 21 Juni, Gibran bertolak ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Agenda di sana difokuskan pada peningkatan fasilitas kesehatan melalui peninjauan RSUD Perpetua J. Safanpo.
Ia juga meninjau Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat serta pembangunan Gereja Katedral Salib Suci Baru.
Gibran turut meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats guna mendorong hilirisasi komoditas lokal berbasis budaya.
Secara terpisah, Presiden ke-7 RI Joko Widodo juga memulai rangkaian safari politik ke berbagai daerah.
Lampung menjadi titik awal kunjungan Jokowi setelah menyelesaikan masa jabatannya.
Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, menyebut Jokowi menargetkan kunjungan ke 38 provinsi di Indonesia.
Agenda ini mencakup konsolidasi partai serta arahan untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Bestari menegaskan bahwa langkah Jokowi bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program pembangunan nasional.
“Niat Pak Jokowi baik, tuntaskan, bahkan kalau bisa dua periode. Tidak ada dua matahari,” tegas Bestari pada Jumat (26/6).







