Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas temuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan secara transparan dan profesional.
Langkah ini dinilai krusial untuk memberikan kepastian hukum sekaligus meredam spekulasi publik.
“Kepolisian harus mengusut perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan,” ujar Adang dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).
Ia meminta penyidik membuka status kepemilikan, legalitas, serta motif penyimpanan senjata di lingkungan pendidikan tersebut.
Politisi PKS ini menilai temuan ratusan senjata di sekolah merupakan persoalan serius yang mengancam rasa aman peserta didik dan tenaga pendidik.
Mantan Wakapolri ini menekankan agar penyelidikan berjalan murni berdasarkan fakta hukum tanpa terpengaruh konflik internal yang diduga melatarbelakangi kasus tersebut.
“Jangan sampai proses penegakan hukum dipengaruhi oleh opini ataupun konflik yang terjadi di antara para pihak,” tegasnya.
Adang meminta penyidik tetap fokus bekerja berdasarkan alat bukti sah sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain pengusutan kasus, ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan aset di satuan pendidikan.
Ia menegaskan pentingnya memperketat pengawasan barang-barang yang memerlukan izin khusus agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.
Adang berkomitmen terus mengawal proses hukum tersebut demi menjamin keadilan dan menjaga kepercayaan publik.







