FeedSport

Tottenham Pastikan Bertahan di Liga Inggris Usai Taklukkan Everton

10
×

Tottenham Pastikan Bertahan di Liga Inggris Usai Taklukkan Everton

Sebarkan artikel ini
e887f696c065cbda92a1262428569d2e.jpg
e887f696c065cbda92a1262428569d2e.jpg

London – Tottenham Hotspur resmi mengamankan posisi mereka di Liga Inggris musim depan setelah menaklukkan Everton dengan skor 1-0 pada laga terakhir musim 2025/26 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu. Hasil ini sekaligus memastikan skuad asuhan Roberto De Zerbi selamat dari jeratan degradasi.

Kemenangan dramatis ini ditentukan lewat gol tunggal Joao Palhinha sesaat sebelum turun minum. Gelandang asal Portugal tersebut sukses memanfaatkan bola muntah hasil sundulannya sendiri yang sempat membentur tiang gawang lawan.

Tambahan tiga poin di pekan penutup membawa Tottenham finis di peringkat ke-17 dengan raihan 41 poin. Mereka unggul dua angka atas West Ham yang harus terdegradasi ke Championship, meski pada saat bersamaan tim tersebut berhasil menang atas Leeds United.

Sejak awal pertandingan, Spurs tampil agresif demi menjauhi zona merah. Tekanan intens langsung diberikan melalui percobaan dari Conor Gallagher dan Kevin Danso. Meskipun sempat mengalami kebuntuan, dominasi serangan akhirnya membuahkan hasil krusial pada menit ke-43.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih alot. Everton yang mencoba menekan justru kesulitan menembus lini pertahanan tuan rumah. Penjaga gawang Antonin Kinsky tampil sebagai pahlawan di masa injury time berkat penyelamatan gemilang atas peluang emas yang dilesatkan Tyrique George.

Berkat kemenangan ini, Spurs berhasil mempertahankan tempat mereka di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris. Sementara itu, Everton menutup musim di peringkat ke-13 dengan torehan 49 poin.

f0514d470189adc68cc8c2a7de108f39.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Persib Bandung resmi menjadi juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara. Persib dan Borneo FC sama-sama finis dengan 79 poin, tetapi Persib unggul head-to-head sehingga berhak menjadi juara meski kalah dalam selisih gol. Regulasi Super League mengutamakan head-to-head dibanding selisih gol saat poin sama, situasi yang juga membuat Persis Solo terdegradasi karena kalah head-to-head dari PSM…