Berita

Prabowo Respons Demo, DPR Batalkan Tunjangan: Pemerintah Janji Dengarkan Aspirasi Rakyat

86
×

Prabowo Respons Demo, DPR Batalkan Tunjangan: Pemerintah Janji Dengarkan Aspirasi Rakyat

Sebarkan artikel ini
pernyataan-lengkap-prabowo-soal-tunjangan-dpr-dan-aspirasi-rakyat
pernyataan lengkap prabowo soal tunjangan dpr dan aspirasi rakyat

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berjanji pemerintah akan bersikap bijak dan terbuka terhadap aspirasi rakyat, menyusul gelombang protes yang terjadi di berbagai daerah.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo di Istana, Minggu (31/8), setelah serangkaian demonstrasi dan kericuhan beberapa hari terakhir.

DPR RI juga akan mencabut sejumlah kebijakan kontroversial, termasuk tunjangan dan kunjungan kerja ke luar negeri.

“Para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri,” ujar Prabowo usai pertemuan dengan pimpinan DPR dan MPR serta ketua umum partai politik di Istana Merdeka.

Prabowo juga meminta seluruh kementerian dan lembaga untuk membuka diri menerima aspirasi masyarakat.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mendengarkan kritik dan saran, namun dengan cara damai dan sesuai aturan.

“Kepada pemerintah saya juga mengatakan kepada seluruh kementerian/lembaga untuk menerima utusan-utusan kelompok-kelompok yang ingin menyampaikan koreksi, menyampaikan kritik dan perbaikan terhadap jalannya negara dan pemerintah,” kata Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo menyoroti indikasi makar dan terorisme dalam situasi yang berkembang di Jakarta dan beberapa kota lainnya.

Ia mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi diatur oleh undang-undang dan konvensi PBB.

Kerusuhan dan penjarahan, ditegaskannya, adalah pelanggaran hukum yang tidak dapat ditoleransi.

“Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa sudah mulai kelihatan gejala adanya tindakan-tindakan di luar hukum, bahkan melawan hukum, bahkan ada yang mengarah terhadap, mengarah kepada makar dan terorisme,” tegas Prabowo.

Prabowo mengimbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik dan menjamin semua aspirasi akan didengar.

“Kepada pihak kepolisian dan TNI saya perintahkan untuk mengambil tindakan yang setegas-tegasnya terhadap segala macam bentuk pengrusakan fasilitas umum, penjarahan terhadap rumah individu, ataupun tempat-tempat umum ataupun sentra-sentra ekonomi sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.