Ecozone

Prabowo Panggil Luhut ke Hambalang, Bahas Ekonomi hingga GovTech

26
×

Prabowo Panggil Luhut ke Hambalang, Bahas Ekonomi hingga GovTech

Sebarkan artikel ini
1672a55ca0bd2f820212c4ed03ae6671.jpg
1672a55ca0bd2f820212c4ed03ae6671.jpg

Hambalang – Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran anggota DEN ke kediaman pribadinya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk membahas upaya penguatan ketahanan ekonomi nasional serta percepatan transformasi digital pemerintahan pada Selasa (14/7/2026).

Dilansir dari keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, pertemuan tersebut difokuskan pada pemetaan kondisi ekonomi terkini di tengah dinamika global serta langkah strategis untuk mengoptimalkan sistem GovTech.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa DEN memaparkan berbagai rekomendasi kebijakan yang dianggap vital dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik agar tetap tangguh menghadapi tantangan eksternal.

“DEN juga melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan,” kata Teddy.

Penyempurnaan sistem GovTech tersebut secara spesifik diarahkan untuk meningkatkan akurasi data pemerintah sehingga distribusi bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang tepat sasaran.

Pemerintah menargetkan bahwa melalui digitalisasi ini, kesalahan teknis dalam pendataan penerima manfaat dapat diminimalkan secara signifikan.

Selain itu, sistem ini dirancang untuk memperkuat efektivitas penyaluran bantuan pemerintah demi mewujudkan tata kelola birokrasi yang lebih modern, efisien, dan transparan.

Agenda transformasi digital ini merupakan bagian dari upaya integrasi layanan antarkementerian dan lembaga yang menjadi prioritas Presiden Prabowo dalam meningkatkan kecepatan serta kualitas pelayanan publik.

Pertemuan di Hambalang tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini.

Hadir pula Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam diskusi strategis tersebut.

Jajaran anggota DEN yang hadir mencakup tokoh ekonomi nasional seperti Mari Elka Pangestu, Chatib Basri, Firman Hidayat, Tubagus Nugraha, dan Pantro Pander Silitonga.

Asisten Khusus Presiden, yakni Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar, juga tampak mendampingi jalannya pembahasan mengenai arah kebijakan ekonomi dan reformasi tata kelola pemerintahan.

Fokus pemerintah pada penguatan ketahanan ekonomi mencerminkan sikap proaktif dalam memantau volatilitas pasar global yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

Diskusi mendalam mengenai langkah-langkah mitigasi risiko ekonomi menjadi agenda utama dalam pertemuan tersebut sebagai bahan pertimbangan Presiden dalam merumuskan kebijakan yang lebih presisi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus menyelaraskan kebijakan ekonomi dengan pembaruan sistem digital agar tercipta ekosistem pemerintahan yang lebih akuntabel di masa depan.

Sinkronisasi antara kebijakan ekonomi dan reformasi birokrasi ini dipandang penting guna memastikan setiap program pemerintah memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas.

Kunjungan jajaran DEN ke kediaman Presiden ini menegaskan urgensi koordinasi lintas sektor dalam menghadapi kompleksitas ekonomi global yang terus berkembang.