Ecozone

Konflik Timur Tengah Dongkrak Harga Emas Dunia, Meski Tipis

98
×

Konflik Timur Tengah Dongkrak Harga Emas Dunia, Meski Tipis

Sebarkan artikel ini
harga-emas-dunia-jumat-sore-naik-tipis-di-tengah-konflik-timur-tengah
harga emas dunia jumat sore naik tipis di tengah konflik timur tengah

Jakarta – Harga emas dunia terpantau sedikit naik pada perdagangan Jumat (6/3). Konflik Timur Tengah memicu peningkatan permintaan terhadap aset aman.

Namun, emas tetap mencatat penurunan mingguan setelah sempat naik selama empat minggu berturut-turut.

Harga emas spot naik 0,3 persen menjadi US$5.093,76 per ons troi pada pukul 16.42 WIB.

Sementara, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April 2026 menguat 0,5 persen ke US$5.102,10 per ons troi.

Secara mingguan, emas mengalami penurunan lebih dari 3 persen.

Menurut analis MarketPulse by Oanda, Zain Vawda, risiko geopolitik menjadi faktor utama yang menopang harga emas.

“Risiko geopolitik tetap menjadi faktor kunci yang mendukung harga. Harapan penyelesaian cepat di Iran tampaknya belum akan terwujud dalam waktu dekat,” ujarnya.

Namun, potensi kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak.

Penurunan harga emas juga dipicu oleh memudarnya ekspektasi penurunan suku bunga dan pergerakan dolar AS yang fluktuatif.

Emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Kinerjanya lebih baik saat suku bunga rendah karena tidak memberikan imbal hasil.

Sepanjang tahun ini, harga emas telah melonjak lebih dari 18 persen.

Dolar AS melemah 0,1 persen, membuat emas lebih murah bagi investor dengan mata uang lain.

Namun, dolar tetap menuju kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun, yang membatasi penguatan emas.

Harga perak spot naik 0,8 persen menjadi US$82,71 per ons troi.

Platinum menguat tipis 0,1 persen ke US$2.123,08, sementara paladium naik 0,2 persen ke US$1.632,13 per ons troi.

Kenaikan harga emas juga dipengaruhi data pasar tenaga kerja AS yang menunjukkan pelemahan.

Tingkat pengangguran Februari naik menjadi 4,4 persen, di atas ekspektasi 4,3 persen.

Hal ini memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi dan mendorong investor mencari perlindungan pada aset aman.

Kombinasi ketegangan geopolitik, lonjakan harga minyak, dan data ekonomi AS yang melemah diperkirakan membuat pasar emas tetap volatil dalam beberapa pekan ke depan.

3f6c981bed7d0c8aaa68161cc77f9b1a.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) melalui anak usahanya, FolagoPro sukses menjual habis tiket konser Westlife 25: The Anniversary World Tour Live in Jakarta dalam waktu kurang dari 12 jam. Konser yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 23 Januari 2027 itu ludes terjual pada hari pertama penjualan umum yang dibuka Jumat (23/5) pukul 10.00 WIB. Direktur Utama Folago Global Nusantara Subioto…

25f48473e880642c9ccf77caa3ecc9f6.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Rupiah spot terus melemah pada perdagangan Senin (25/5/2026) siang. Pukul 12.08 WIB, rupiah spot ada di level Rp 17.723 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,06% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 17.717 per dolar AS. Di Asia, hanya rupiah yang melemah terhadap dolar AS siang ini, dengan pelemahan 0,06%. Sedangkan mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand mencatat penguatan terbesar…