FeedSport

Kluivert Soroti Hilangnya Momentum Timnas Indonesia Kala Tumbang di Tangan Arab Saudi

98
×

Kluivert Soroti Hilangnya Momentum Timnas Indonesia Kala Tumbang di Tangan Arab Saudi

Sebarkan artikel ini
96d7ac3a8019095b2dabb1f1bb584bc8.jpg
96d7ac3a8019095b2dabb1f1bb584bc8.jpg

Jeddah – Pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya, meski Tim Garuda harus mengakui keunggulan Arab Saudi dalam laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bertanding di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis dini hari, 9 Oktober 2025, Indonesia kalah tipis dengan skor 2-3.

“Hasil ini sangat mengecewakan, tetapi para pemain saya bertarung seperti singa. Saya bangga dengan usaha mereka,” ujar Kluivert dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Timnas Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti Kevin Diks pada menit ke-12. Namun, skuad Garuda kemudian kehilangan kendali permainan. “Kami memulai pertandingan dengan cukup baik, tetapi setelah unggul 1–0, kami kehilangan momentum. Ruang antar lini tidak kami jaga dengan baik sehingga pemain sayap lawan bisa memanfaatkan celah dan menekan pertahanan kami,” kata pelatih asal Belanda itu.

Kluivert menilai gol pertama Arab Saudi menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan. Setelah itu, Indonesia kesulitan menemukan kembali ritme permainan.

Meski demikian, Kluivert menolak mencari-cari alasan atas kekalahan timnya. “Saya bukan tipe pelatih yang bersembunyi di balik alasan. Ya, pemain-pemain dari luar negeri baru datang kemarin, dan itu bukan situasi ideal, tetapi kami harus menerimanya,” tegasnya.

Menurut Kluivert, jalannya pertandingan berlangsung seimbang. Indonesia disebut hanya kalah dalam efektivitas serangan. “Selisihnya kecil. Arab Saudi memang diuntungkan karena mereka bermain di kandang, tetapi secara umum kami bisa mengimbangi permainan mereka,” tuturnya.

Ia juga memuji penampilan kiper Marteen Paes yang tampil impresif meski kebobolan tiga gol. Sementara itu, bek kiri Calvin Verdonk absen karena cedera paha. “Calvin mengalami sedikit robekan di otot paha. Kami akan memantau pemulihannya dan berharap dia bisa tampil melawan Irak,” kata Kluivert.

Pelatih berusia 48 tahun itu menutup konferensi pers dengan ucapan terima kasih kepada para suporter Indonesia yang memberikan dukungan langsung di Jeddah. Ia menegaskan fokus tim kini tertuju pada laga berikutnya menghadapi Irak pada Minggu dini hari, 12 Oktober 2025. “Kami akan menganalisis pertandingan ini, memperbaiki kesalahan, dan bangkit. Laga melawan Irak adalah pertandingan penting yang harus kami menangkan,” ujar mantan bintang Barcelona itu.

Dengan hasil ini, Indonesia menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup B sekaligus mempertipis peluang untuk melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Adapun Arab Saudi berada di peringkat pertama.