News

Prabowo Utus Ketua MPR dan Menlu Melayat Ayatollah Khamenei

18
×

Prabowo Utus Ketua MPR dan Menlu Melayat Ayatollah Khamenei

Sebarkan artikel ini
abd999dadff994c316dadb10507cdf87.jpg
abd999dadff994c316dadb10507cdf87.jpg

Jakarta, Fenesia.com – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menteri Luar Negeri Sugiono sebagai utusan resmi untuk menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Langkah diplomatis ini diambil sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas wafatnya tokoh besar Republik Islam Iran tersebut.

Keduanya dijadwalkan bertolak menuju Masyhad, Iran, untuk mengikuti upacara puncak pemakaman yang akan diselenggarakan pada Kamis, 9 Juli 2026.

“Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Peminpin Tertinggi Iran, Ayatulloh Khamenei di Masyhad, Iran pada Kamis 9 Juli 2026,” kata Ahmad Muzani dalam pernyataan tertulis, Selasa (7/7).

Masyhad sendiri merupakan kampung halaman mendiang Khamenei yang berjarak sekitar 900 kilometer dari ibu kota Iran, Teheran.

Rangkaian upacara pelepasan jenazah telah berlangsung secara bertahap sejak 4 Juli 2026 di Teheran.

Kehadiran delegasi tingkat tinggi ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga hubungan bilateral yang erat dengan pemerintah Iran.

Ia menambahkan, kehadiran mereka membawa pesan duka cita mendalam dari seluruh elemen bangsa Indonesia.

“Kehadiran kami merupakan representasi resmi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang turut berduka cita atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatulloh Khamenei,” lanjut politikus Gerindra ini.

Persiapan keberangkatan delegasi saat ini sedang dikoordinasikan secara intensif oleh jajaran Kementerian Luar Negeri.

Koordinasi tersebut mencakup teknis perjalanan serta protokol keamanan delegasi selama berada di wilayah Iran.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono telah memberikan konfirmasi mengenai rencana kehadiran delegasi Indonesia tersebut dalam sebuah pernyataan di Jakarta.

“Kita berencana akan hadir, ini kami masih menunggu jawaban, waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut, karena seperti kita ketahui juga bahwa ada prosesi yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman,” kata Sugiono, di Jakarta, Senin (6/7).

Pemerintah Indonesia sebelumnya juga telah mengirimkan perwakilan melalui Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat.

Dubes Rolliansyah diketahui telah mengikuti rangkaian prosesi pemakaman awal yang dilaksanakan di Teheran pada akhir pekan lalu.

Keterlibatan aktif Indonesia dalam prosesi ini mencerminkan posisi strategis kedua negara dalam peta geopolitik global.

Upacara di Masyhad akan menjadi titik akhir dari rangkaian prosesi panjang yang telah menarik perhatian dunia internasional.

Pemerintah RI memastikan bahwa seluruh agenda delegasi akan disesuaikan dengan prosedur yang ditetapkan oleh otoritas Iran.