Politik

Jokowi Optimistis PSI Melenggang ke Senayan pada Pemilu 2029

13
×

Jokowi Optimistis PSI Melenggang ke Senayan pada Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
597fb440336abcbc41a6a0c6e796e75d.jpg
597fb440336abcbc41a6a0c6e796e75d.jpg

Bandar Lampung – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menetapkan target ambisius bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam menyongsong Pemilihan Umum 2029.

Jokowi menegaskan bahwa target partai tersebut tidak lagi sekadar meloloskan kader ke parlemen atau menembus ambang batas parlemen di Senayan.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Bandar Lampung yang berlangsung di Pondok Rimbawan, Bandar Lampung, Sabtu (27/6).

Kehadiran mantan orang nomor satu di Indonesia itu menarik perhatian karena ia tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang lengkap dengan atribut partai, yakni pin logo PSI di dada kiri serta topi berlogo serupa.

Kedatangannya disambut meriah oleh ratusan kader dan pengurus partai yang telah memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.

Dalam arahannya, Jokowi meyakini bahwa target masuk ke Senayan merupakan hal yang sangat realistis untuk dicapai apabila seluruh elemen partai bekerja keras di lapangan.

Dia menekankan bahwa PSI kini membidik angka perolehan yang jauh lebih besar dan signifikan, meskipun rincian target tersebut masih disimpan sebagai strategi internal partai.

Menurut Jokowi, keberhasilan politik PSI sangat bergantung pada soliditas mesin partai yang bergerak hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Dia meminta seluruh struktur kepengurusan di tingkat daerah terus diperkuat agar mampu menjadi instrumen politik yang aktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Jokowi secara khusus memberikan apresiasi terhadap capaian konsolidasi struktur PSI di wilayah Lampung.

Berdasarkan data yang ia terima, DPD PSI Kota Bandar Lampung telah berhasil membentuk kepengurusan hingga mencapai 92 persen di tingkat desa dan kelurahan.

Secara akumulatif, pembentukan ranting di seluruh Provinsi Lampung telah menembus angka di atas 90 persen.

Kendati demikian, Jokowi mengingatkan bahwa struktur organisasi yang rapi tidak akan memberikan dampak elektoral jika tidak diikuti dengan kerja nyata di lapangan.

Mesin partai, menurutnya, harus dihidupkan melalui interaksi sosial yang intens dengan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dia menginstruksikan kepada pengurus tingkat kecamatan hingga ranting untuk membangun kehidupan sosial yang baik dan tidak hanya muncul saat momentum pemilu saja.

Kader diminta hadir dalam kehidupan sehari-hari warga melalui tindakan sederhana, seperti menghadiri takziah saat ada warga yang meninggal dunia.

Selain itu, para kader diinstruksikan untuk proaktif menjalin silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh agama di daerah masing-masing.

Langkah ini dianggap krusial untuk memperkenalkan identitas dan visi PSI secara langsung kepada masyarakat luas.

Jokowi optimistis bahwa jika kerja politik yang konsisten ini terus dijalankan secara disiplin, PSI berpotensi besar menjadi partai yang diperhitungkan di kancah nasional pada 2029 mendatang.