Ecozone

Jantra Grupo Tunjuk Direktur Baru untuk Akselerasi Bisnis dan Digitalisasi

10
×

Jantra Grupo Tunjuk Direktur Baru untuk Akselerasi Bisnis dan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
2917b98ed81b7b15097d29628375a5d7.jpg
2917b98ed81b7b15097d29628375a5d7.jpg

Jakarta – PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) mempercepat agenda transformasi bisnis tahun ini dengan memperkuat struktur manajemen dan memperluas jangkauan operasional. Perusahaan bengkel spesialis kaki-kaki mobil tersebut resmi menunjuk Simon Arosokhi Gulo sebagai direktur baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (20/5/2026).

Simon menggantikan posisi Dodon Tri Koeswardana yang diberhentikan dengan hormat. Selain mengemban tanggung jawab sebagai direktur, Simon juga akan menjalankan fungsi sebagai Sekretaris Perusahaan atau Corporate Secretary untuk sementara waktu.

Direktur Utama Jantra Grupo Indonesia, Imam Sujono, menegaskan bahwa perubahan pengurus ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk menggenjot digitalisasi layanan dan ekspansi wilayah. Saat ini, KAQI masih memusatkan operasional di Pulau Jawa dan mulai menyusun rencana ekspansi bertahap ke Sumatra serta Sulawesi.

Di samping ekspansi geografis, perusahaan juga tengah memitigasi tantangan masa depan dengan mempersiapkan kesiapan teknis terkait tren kendaraan listrik dan teknologi otonom. Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri otomotif nasional yang terus berkembang.

Untuk mendukung rencana pertumbuhan jangka panjang tersebut, pemegang saham menyepakati penggunaan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebagai cadangan umum. Dengan demikian, perusahaan memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini guna memperkuat struktur permodalan.

Langkah konsolidasi ini didukung oleh kinerja keuangan yang solid. Sepanjang tahun 2025, KAQI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 76,84 miliar, melonjak 33,62 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 57,51 miliar.

Pertumbuhan pendapatan tersebut turut mengerek laba bersih perusahaan. Hingga akhir 2025, KAQI membukukan laba bersih sebesar Rp 9,4 miliar, atau tumbuh 3,11 persen secara tahunan dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang mencapai Rp 9,12 miliar.

8bc414f5193ccda4e39765fcf59c8da0.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) memutuskan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak-banyaknya sebesar Rp 250 miliar. Aksi korporasi tersebut dimulai dari hari ini (20/5/2026) hingga 19 Agustus 2026. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), buyback saham ini dilatarbelakangi oleh tren harga saham CBDK yang secara year to date (ytd) hingga 19 Mei 2026 mengalami penurunan di kisaran…