Ecozone

IHSG Menguat 3,76 Persen, Investor Fokus pada Review MSCI

12
×

IHSG Menguat 3,76 Persen, Investor Fokus pada Review MSCI

Sebarkan artikel ini
ed7fb2734a2e56dae4483dced1a23116.jpg
ed7fb2734a2e56dae4483dced1a23116.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ketiga bulan Juni 2026 dengan catatan positif. Sepanjang pekan, indeks mencatatkan penguatan akumulatif sebesar 3,76 persen atau bertambah 223,82 poin, sehingga ditutup di level 6.177,14 pada Jumat (19/6/2026).

Meski mencatatkan kinerja mingguan yang impresif, pergerakan indeks pada sesi perdagangan terakhir pekan ini cenderung terbatas. IHSG hanya mampu menguat tipis sebesar 0,08 persen setelah terpantau bergerak mendatar atau sideways sepanjang hari.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menyatakan bahwa pergerakan tersebut masih sejalan dengan ekspektasi pasar yang saat ini tengah berada dalam fase konsolidasi. Menurutnya, respons investor terhadap laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review menjadi salah satu katalis utama di pasar saat ini.

Dalam laporan tersebut, Indonesia tetap dipertahankan dalam kategori emerging market. Namun, MSCI juga menyertakan sejumlah catatan krusial yang menyoroti aspek transparansi kepemilikan saham serta indikasi perdagangan terkoordinasi yang berpotensi memengaruhi pembentukan harga wajar di pasar.

MSCI juga menyoroti keterbatasan ketersediaan informasi dalam bahasa Inggris yang dinilai masih menjadi kendala bagi investor asing. Isu-isu tersebut kini menjadi perhatian pelaku pasar sembari menanti pengumuman resmi MSCI Annual Market Classification Review yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026.

Alrich menambahkan bahwa hasil evaluasi tersebut diprediksi akan menjadi penentu sentimen investor terhadap pasar saham domestik dalam jangka pendek. Di sisi lain, tekanan eksternal turut membayangi pergerakan indeks, terutama terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp17.804 per dolar Amerika Serikat.

Pelemahan mata uang domestik dipicu oleh penguatan dolar AS yang didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve atau The Fed tahun ini. Kondisi ini membuat investor tetap waspada terhadap aliran dana asing.

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa penguatan IHSG sepanjang pekan ini didorong oleh kinerja sektor infrastruktur yang mencatatkan performa paling menonjol. Sebaliknya, sektor properti dan real estate justru mengalami tekanan jual.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia tercatat cukup dinamis dengan nilai transaksi harian mencapai Rp24,65 triliun. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, MDKA, WIFI, AKRA, dan UNVR menjadi penopang utama penguatan indeks.

Di sisi lain, saham-saham seperti TLKM, TOWR, ADMR, AMMN, dan BRPT justru memberikan tekanan pada pergerakan IHSG. Terkait proyeksi perdagangan awal pekan depan, Alrich memperkirakan IHSG masih akan melanjutkan pola konsolidasi dengan kecenderungan sideways di kisaran level 6.100 hingga 6.250 secara teknikal.

c955be533d9dbe1f7bef0bac7680f9da.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gelaran Piala Dunia 2026 telah berlangsung selama sepekan. Beberapa emiten dalam negeri turut serta dalam penayangan ajang pemain sepak bola muda terbesar di dunia ini. Di mana, TVRI sebagai pemegang lisensi siaran Piala Dunia 2026 di Indonesia menjalin kemitraan dengan PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) untuk menyediakan layanan Over The Top (OTT). Adapun IRSX menyediakan layanan…

17fd9839a054cd65d40d05ca7ff0d49e.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Soechi Lines Tbk (SOCI) akan menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Soechi Lines Tahap I Tahun 2026 dengan sisa imbalan ijarah sebanyak-banyaknya Rp 500 miliar. Sukuk Ijarah ini terdiri dari dua seri dengan jangka waktu masing-masing tiga dan lima tahun sejak tanggal emisi. Belum ada keterangan mengenai jumlah sisa imbalan dan besaran cicilan imbaran pada masing-masing seri tersebut. Masa penawaran…

de40ddf059e9dfd2b3cd1d0e6b6cd837.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Transformasi bisnis PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) dinilai mulai membuahkan hasil positif. Peralihan fokus lini bisnis BEEF ke perdagangan daging beku impor dipandang mampu mempercepat pemulihan kinerja sekaligus membuka peluang pertumbuhan di tengah tingginya kebutuhan protein hewani di Indonesia. Dalam riset yang diterbitkan pada 18 Juni 2026, analis PT Sinarmas Sekuritas (SimInvest) Yosua Zisokhi mengatakan. strategi…

b95b3976842d726decc059d99b8d9f19.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons hasil pengumuman terbaru dari indeks penyedia global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait MSCI Global Market Accessibility Review 2026. Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, secara umum poin yang diumumkan MSCI tetap dipertahankan pada level yang positif. Sementara itu, sejumlah catatan yang masih memerlukan perbaikan dinilai sejalan…