Ecozone

IHSG Sesi I Menguat, Investor Asing Borong Saham BBCA dan MDKA

50
×

IHSG Sesi I Menguat, Investor Asing Borong Saham BBCA dan MDKA

Sebarkan artikel ini
Layar monitor menampilkan pergerakan grafik Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia
IHSG menguat 0,57% ke level 6.270 pada sesi pertama perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa (4/8/2026).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 0,57% ke level 6.270 pada perdagangan sesi pertama Selasa (4/8/2026) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang didorong oleh dominasi kenaikan harga pada mayoritas sektor saham.

Dilansir dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas pasar mencatatkan sebanyak 381 saham mengalami kenaikan, 229 saham terkoreksi, dan 178 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan mencapai 19,43 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp 6,46 triliun yang melibatkan frekuensi transaksi sebanyak 1,27 juta kali.

Kapitalisasi pasar IHSG tercatat mencapai angka Rp 10.993 triliun hingga penutupan sesi pertama hari ini.

Sektor properti menjadi penopang utama dengan kenaikan sebesar 0,45%, di mana saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) turut menguat 0,81% ke harga Rp 124.

Secara keseluruhan, sembilan dari sebelas sektor yang terdaftar di BEI menunjukkan tren positif di tengah dinamika pasar regional.

Dikutip dari data Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan nilai beli bersih atau net buy sebesar Rp 39,50 miliar di seluruh pasar.

Total nilai pembelian asing tercatat mencapai Rp 1,82 triliun, sementara nilai penjualan asing berada di angka Rp 1,78 triliun.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling banyak diburu oleh investor asing dengan nilai transaksi mencapai Rp 78,49 miliar.

Minat beli asing juga terlihat pada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan nilai Rp 62,50 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 50,19 miliar.

Kondisi bursa saham Asia terpantau bergerak bervariasi dengan Indeks Nikkei turun 0,31% dan Hang Seng melemah 0,74%.

Di sisi lain, indeks Shanghai Composite tercatat menguat 0,21% dan Straits Times tumbuh 0,31%.

Deretan saham top gainers dipimpin oleh PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang naik 1,94% ke level Rp 105.

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga mencatatkan kenaikan 1,92% menjadi Rp 1.330.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan kenaikan 1,59% ke posisi Rp 6.400.

Sementara itu, saham top losers ditempati oleh PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang terkoreksi 14,78% ke level Rp 865.

Saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) turut melemah 14,47% ke harga Rp 130.

Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) melengkapi daftar penurunan dengan koreksi sebesar 7,01% ke level Rp 730.