Jakarta – Pemesanan awal gim Grand Theft Auto VI (GTA VI) mencatatkan rekor fantastis bagi pengembang gim Take-Two Interactive.
Perusahaan membukukan net bookings sebesar US$1,39 miliar atau sekitar Rp24,74 triliun sepanjang kuartal yang berakhir pada 30 Juni 2024.
CEO Take-Two, Strauss Zelnick, mengungkapkan bahwa respons pasar selama lima hari masa pemesanan awal telah melampaui ekspektasi perusahaan.
Zelnick menyebut tingkat pemesanan tersebut belum pernah terjadi sebelumnya dan tergolong mencengangkan.
Meski demikian, manajemen memilih bersikap hati-hati dan tidak ingin mendahului kesuksesan sebelum gim resmi dimainkan oleh publik.
Pemesanan awal GTA VI dibuka sejak 25 Juni setelah Rockstar Games mengumumkan daftar harga resmi.
Edisi standar gim ini dipatok seharga US$79,99, sementara edisi ultimate dijual seharga US$99,99 dengan tambahan konten eksklusif berupa kendaraan, senjata, dan atribut khusus.
Gim ini dijadwalkan meluncur secara global pada 19 November mendatang.
Antusiasme penggemar diprediksi akan terus meningkat menjelang penayangan cuplikan durasi panjang eksklusif di Netflix pada akhir Agustus.
Performa GTA VI menjadi penopang utama perusahaan di tengah laporan keuangan yang mencatat penurunan net bookings keseluruhan sebesar 3 persen dari tahun sebelumnya.
Take-Two juga mencatat pelebaran kerugian bersih perusahaan hingga mencapai US$34,1 juta pada kuartal ini.
Walau begitu, manajemen tetap optimistis terhadap proyeksi jangka panjang berkat dukungan solid dari waralaba lain seperti NBA 2K.
Perusahaan tetap mempertahankan target pemesanan bersih tahun fiskal 2027 di kisaran US$8,0 hingga US$8,2 miliar yang didorong oleh tingginya minat pasar terhadap peluncuran GTA VI.







