Ecozone

IHSG Melemah, Investor Asing Lepas Saham TPIA, AMMN, dan BMRI

11
×

IHSG Melemah, Investor Asing Lepas Saham TPIA, AMMN, dan BMRI

Sebarkan artikel ini
Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar monitor bursa efek
IHSG ditutup melemah tipis 0,03% ke level 6.234 pada perdagangan Senin (3/8/2026).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan pada Senin (3/8/2026) dengan pelemahan tipis sebesar 0,03% ke level 6.234 akibat tekanan jual pada sejumlah sektor utama.

Dilansir dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan pasar saham nasional hari ini diwarnai oleh aksi jual investor asing yang mencapai nilai bersih sebesar Rp 707,6 miliar.

Data perdagangan menunjukkan bahwa sebanyak 292 saham mengalami penguatan, sementara 348 saham terkoreksi dan 150 saham lainnya stagnan.

Total nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp 14,37 triliun dengan volume perdagangan sebesar 38,77 miliar saham yang melibatkan frekuensi transaksi sebanyak 2,32 juta kali.

Kapitalisasi pasar IHSG pada penutupan perdagangan tercatat berada di angka Rp 10.918 triliun.

Dari sebelas sektor yang terdaftar di BEI, terdapat delapan sektor yang terpaksa parkir di zona merah.

Sektor teknologi mencatatkan penurunan paling dalam sebesar 1,52%, yang dipicu oleh pelemahan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebesar 1,66% ke level Rp 188.175.

Berdasarkan laporan dari Sinarmas Sekuritas, total net foreign buy di seluruh pasar mencapai Rp 3,96 triliun, sedangkan net foreign sell tercatat sebesar Rp 4,67 triliun.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi instrumen yang paling banyak dilepas oleh investor asing dengan nilai transaksi mencapai Rp 193 miliar.

Tekanan jual asing juga menyasar saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 92 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 88 miliar.

Sentimen negatif juga membayangi bursa saham di kawasan Asia, di mana indeks Nikkei turun 0,94%, Shanghai Composite terkoreksi 0,59%, dan Straits Times melemah 0,29%.

Di sisi lain, indeks Hang Seng menjadi satu-satunya yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,48%.

Jajaran saham top gainers pada perdagangan hari ini mencakup PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang naik 21,86% ke Rp 1.895, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) melonjak 34,51% ke Rp 152, serta PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang menguat 24,60% ke Rp 785.

Sementara itu, daftar saham top losers dipimpin oleh PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang merosot 11,36% ke Rp 780, diikuti PT Indika Energy Tbk (INDY) yang turun 11,03% ke Rp 2.340, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang terdepresiasi 3,70% ke Rp 2.080.