Ecozone

IHSG Anjlok Usai Pembentukan BUMN Ekspor, Purbaya Jelaskan Dampak Sebenarnya

10
×

IHSG Anjlok Usai Pembentukan BUMN Ekspor, Purbaya Jelaskan Dampak Sebenarnya

Sebarkan artikel ini
d70f95fe7dc629b55475af615fccde2a.jpg
d70f95fe7dc629b55475af615fccde2a.jpg

Jakarta – Pemerintah meyakini pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor komoditas strategis akan berdampak positif terhadap kinerja emiten di pasar modal dalam jangka panjang. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola dan transparansi sektor ekspor nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat terjadi pasca pengumuman pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia murni dipicu oleh ketidakpastian investor. Menurutnya, pasar cenderung bersikap antisipatif terhadap kebijakan baru yang belum sepenuhnya dipahami.

“Investor mungkin belum sepenuhnya memahami dampak kebijakan ini. Saat ada ketidakpastian, pasar cenderung melakukan aksi jual. Namun, ketika manfaatnya terlihat jelas, harga saham akan terkoreksi naik,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5).

Purbaya menegaskan, pembentukan BUMN ekspor ini bertujuan untuk menutup celah praktik under-invoicing dalam aktivitas ekspor komoditas. Selama ini, sebagian keuntungan perusahaan berpotensi tidak tercermin secara utuh dalam laporan keuangan karena adanya transaksi yang tidak transparan.

Melalui badan ekspor tersebut, seluruh transaksi dan nilai penjualan diharapkan tercatat lebih akurat. Hal ini akan meningkatkan laba bersih perusahaan secara resmi yang nantinya berdampak langsung pada valuasi emiten di bursa saham.

“Perusahaan akan jauh lebih untung karena aliran dana menjadi lebih transparan. Hal ini akan meningkatkan kredibilitas dan profitabilitas perusahaan terbuka, terutama di sektor sumber daya alam,” jelasnya.

Purbaya optimistis bahwa sentimen negatif di pasar saham hanya bersifat sementara. Dalam jangka menengah hingga panjang, perbaikan tata kelola ini justru akan mendongkrak valuasi emiten secara signifikan.

Sebelumnya, IHSG sempat mengalami tekanan dengan pelemahan sebesar 2,25 persen ke level 6.227,41 pada Rabu (20/5), sesaat setelah rencana pembentukan BUMN ekspor diumumkan. Data mencatat sebanyak 548 saham mengalami pelemahan, sementara 135 saham menguat dan 127 lainnya stagnan. Secara akumulatif sepanjang 2026, IHSG telah mencatatkan koreksi sebesar 27,64 persen.

4b28bbcd656e1867187eeadff52470e5.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Kinerja PT PP Tbk (PTPP) mulai masuk ke tren pemulihan di tahun 2026, meskipun masih berat. Per April 2026, PTPP mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp 6,88 triliun. Perolehan kontrak baru di periode ini didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 82%, diikuti proyek BUMN sebesar 10%, serta proyek swasta sebesar 8%. Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Jalan dan Jembatan…

30e44676048e0b8d7c76b621ad5a8749.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Kamis (21/5/2026), seiring meningkatnya sentimen negatif dari faktor domestik maupun global. Indeks acuan pasar saham Indonesia tersebut ditutup melemah tajam dan menembus level psikologis 6.100. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG terkoreksi 3,54% atau turun 223,56 poin ke posisi 6.094,94. Penurunan ini mencerminkan…