BeritaEcozone

Telkom Luncurkan Inisiatif AdyaCakra Perkuat Kedaulatan Teknologi dan AI Indonesia

9
×

Telkom Luncurkan Inisiatif AdyaCakra Perkuat Kedaulatan Teknologi dan AI Indonesia

Sebarkan artikel ini
telkom-ungkap-tantangan-mewujudkan-kedaulatan-ai-di-indonesia
telkom ungkap tantangan mewujudkan kedaulatan ai di indonesia

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan pentingnya sinergi nasional dalam mewujudkan kedaulatan teknologi di Indonesia. Saat ini, minimnya kolaborasi antar-inisiatif teknologi menjadi hambatan utama yang perlu segera dibenahi agar posisi tawar Indonesia di kancah global semakin kuat.

Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyoroti bahwa berbagai inisiatif teknologi yang dikembangkan saat ini masih berjalan secara terfragmentasi. Menurutnya, dibutuhkan kesatuan visi dan integrasi yang lebih solid antarpihak.

“Tantangan utama kita salah satunya tadi, masing-masing inisiatif itu berdiri sendiri-sendiri. Kita perlu sebagai negara itu, kita perlu kesatuan, kesamaan, alignment,” ujar Seno dalam acara Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 di Jakarta, Rabu (20/5).

Sebagai respons atas tantangan tersebut, Telkom meluncurkan inisiatif AdyaCakra. Program ini difokuskan pada pengembangan sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity guna menempatkan Indonesia sebagai pemain utama dalam ekosistem digital regional.

Seno menambahkan, AdyaCakra diharapkan menjadi fondasi bagi kedaulatan digital nasional. Ia optimistis program ini dapat mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui ekosistem digital yang lebih adaptif dan kompetitif di tingkat global.

Lebih jauh, Telkom menyatakan komitmennya untuk menjadi jangkar dalam membangun ekosistem AI yang berdaulat. Langkah ini krusial karena ketergantungan pada infrastruktur teknologi global kini berkaitan erat dengan ketahanan ekonomi, keamanan data, serta kepentingan strategis negara.

Senada dengan Telkom, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, menekankan bahwa kemandirian teknologi adalah agenda penting bagi transformasi digital nasional. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki kendali penuh atas infrastrukturnya sendiri.

“Transformasi digital nasional tidak hanya berbicara mengenai percepatan adopsi teknologi, tetapi juga bagaimana Indonesia memiliki kapasitas, ketahanan, dan kendali terhadap infrastruktur serta ekosistem digitalnya sendiri,” tutur Edwin.

Edwin menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar Indonesia tidak sekadar menjadi konsumen teknologi global. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Indonesia mampu membangun kapabilitas digital yang berkelanjutan di masa depan.