Ecozone

Harga Emas Antam Melonjak Rp63.000, Simak Simulasi Potensi Investasi Anda

46
×

Harga Emas Antam Melonjak Rp63.000, Simak Simulasi Potensi Investasi Anda

Sebarkan artikel ini
98b57c633dc72504aff62c72611c9573.jpg
98b57c633dc72504aff62c72611c9573.jpg

Jakarta – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak tajam pada perdagangan Rabu (6/5). Harga emas Antam tercatat naik sebesar Rp 63.000 menjadi Rp 2.823.000 per gram, dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp 2.760.000 per gram.

Kenaikan harga jual tersebut diikuti oleh peningkatan harga buyback atau harga beli kembali oleh pihak Logam Mulia. Saat ini, harga buyback ditetapkan sebesar Rp 2.625.000 per gram, atau naik Rp 80.000 dibandingkan periode sebelumnya.

Selisih harga atau spread antara harga beli dan harga buyback kini menyentuh angka Rp 198.000 per gram. Angka ini menjadi indikator penting bagi para investor, terutama bagi mereka yang berniat melakukan transaksi dalam jangka waktu singkat.

Besarnya spread tersebut menegaskan bahwa emas batangan lebih ideal sebagai instrumen investasi jangka panjang. Investor yang melakukan pembelian dalam jangka waktu mingguan atau bulanan cenderung masih mencatatkan kerugian akibat selisih harga ini.

Berdasarkan simulasi perbandingan harga beli dengan harga buyback saat ini, investor yang membeli emas pada akhir April 2026 atau Februari 2026 masih menghadapi potensi kerugian secara matematis. Sebaliknya, investor yang menyimpan emas sejak pertengahan tahun 2025 ke belakang telah menikmati keuntungan signifikan hingga lebih dari 85 persen.

Melihat karakteristik tersebut, investor pemula disarankan untuk memahami perbedaan fundamental antara harga jual dan harga buyback sebelum memutuskan masuk ke pasar logam mulia. Penggunaan dana dingin atau dana yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat sangat dianjurkan untuk meminimalisir risiko fluktuasi harga dalam jangka pendek.

Pemantauan pergerakan harga secara berkala tetap diperlukan agar investor dapat menentukan waktu yang tepat untuk melakukan aksi jual maupun beli sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.