BeritaEkonomiPolitik

Tepis Isu PHK, TikTok dan Tokopedia Tegaskan Tidak Ada Pemutusan Karyawan

14
×

Tepis Isu PHK, TikTok dan Tokopedia Tegaskan Tidak Ada Pemutusan Karyawan

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Manajemen TikTok dan Tokopedia Group secara tegas membantah rumor mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) di lingkungan perusahaan mereka. Klarifikasi ini disampaikan untuk meredam isu yang berkembang luas di media sosial belakangan ini.

Pihak perusahaan diwakili oleh Executive Director of Tokopedia and TikTok E-Commerce, Stephanie Susilo, dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (6/7/2026).

Pertemuan tersebut diprakarsai oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mempertemukan manajemen TikTok dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli. Dasco menyebutkan bahwa dialog ini dilakukan sebagai bentuk respons atas keresahan publik terkait isu ketenagakerjaan di perusahaan tersebut.

Menurut Dasco, dalam beberapa hari terakhir, pihaknya di DPR RI menerima berbagai masukan dan mencermati informasi viral di media sosial mengenai isu pemutusan hubungan kerja karyawan TikTok yang mengemuka.

Ia menambahkan, pemerintah dan DPR merasa perlu melakukan verifikasi langsung terhadap informasi tersebut.

“Pada hari ini saya memfasilitasi pertemuan. Kami mengundang perwakilan TikTok di China maupun perwakilan TikTok di Indonesia yang mengakuisisi Tokopedia dan tadi juga sudah sama-sama dengan Bapak Menteri Tenaga Kerja melakukan dialog,” jelas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Menanggapi isu tersebut, Stephanie Susilo memastikan bahwa tidak ada kebijakan PHK yang dilakukan oleh TikTok maupun Tokopedia Group. Saat ini, perusahaan sedang menjalankan proses penataan tenaga kerja melalui mekanisme internal mobility.

“Tidak ada pemutusan hubungan kerja di TikTok atau Tokopedia Group. Yang ada adalah penataan tenaga kerja yang sedang kami lakukan dan internal mobility di dalam TikTok atau Tokopedia Group,” papar Stephanie.

Ia menjelaskan, dalam program penataan tersebut, terdapat karyawan yang memilih untuk mengambil paket kompensasi guna bekerja di tempat lain, atau dialihkan ke divisi lain dalam grup bisnis TikTok Tokopedia.

“Saat ini kami juga melakukan rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia. Demikianlah kami sampaikan untuk meluruskan berita-berita yang beredar di masyarakat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Menaker RI Yassierli menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan DPR RI atas gerak cepat dalam merespons keresahan masyarakat. Ia menyatakan dukungannya terhadap kebijakan internal mobility yang diterapkan perusahaan karena dinilai mampu menjaga keberlangsungan pekerjaan bagi para karyawan.

Lebih jauh, Menaker menyambut positif rencana perusahaan untuk membuka lebih dari 100 posisi baru. Menurutnya, langkah tersebut menjadi indikator bahwa perusahaan terus bertumbuh dan tetap memberikan peluang bagi talenta Indonesia untuk terus berkembang.

028c229beb585d596e28ad5d94d747b3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik kepada Carlo Ancelotti, terutama terkait strategi permainan dan sejumlah keputusan krusialnya. Ancelotti disalahkan karena menunjuk Bruno Guimaraes sebagai eksekutor penalti serta perubahan taktik yang dinilai membuat Brasil kehilangan kendali permainan. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti juga ikut menjadi sasaran cibiran di…