Padang Pariaman – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat semakin serius menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang. Tidak hanya menggencarkan sosialisasi di jalur resmi, KAI juga masuk ke sekolah-sekolah untuk menanamkan budaya disiplin sejak dini.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebut sepanjang 2025 pihaknya menargetkan sosialisasi rutin minimal sekali seminggu di empat titik berbeda. Hingga akhir September, sudah 103 perlintasan yang disasar.

“Ini bentuk komitmen kami agar masyarakat lebih disiplin ketika melintasi perlintasan sebidang. Sosialisasi tidak hanya di jalur resmi, tapi juga ke sekolah-sekolah di sekitar rel,” kata Reza, Sabtu (20/9).

Peringatan Hari Perhubungan Nasional sekaligus HUT ke-80 KAI tahun ini dimanfaatkan dengan aksi sosialisasi di empat lokasi, mulai dari Lubuk Alung hingga Katapiang. Aksi ini melibatkan Dishub, PT Jasa Raharja, TNI/Polri, komunitas pecinta kereta api, hingga masyarakat sekitar.

Cara sosialisasinya pun dibuat sederhana dan mudah dipahami: membagikan stiker, membentangkan spanduk keselamatan, hingga memberikan bingkisan kepada penjaga pintu perlintasan.

KAI juga menyasar anak-anak sekolah melalui program CSR berupa bantuan sarana olahraga di sepuluh sekolah sekitar jalur rel. “Kami ingin pesan keselamatan sampai ke semua kalangan, termasuk anak-anak sekolah. Harapannya, mereka lebih aware sejak dini,” ujar Reza.

Selain sosialisasi, KAI Divre II Sumbar menutup 10 perlintasan liar dan memasang 34 banner keselamatan di titik rawan. Hingga September 2025, tercatat ada 19 kecelakaan di perlintasan sebidang, jumlah yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

Reza menekankan, melanggar aturan di perlintasan bukan sekadar soal denda atau pidana, tapi soal nyawa. UU No. 23 Tahun 2007 bahkan menyebut aktivitas di jalur KA bisa dipidana hingga 3 bulan atau denda Rp15 juta.

“Kami mengajak masyarakat lebih peduli, tidak menerobos palang pintu, tidak mengabaikan rambu, dan selalu memastikan aman sebelum melintas. Keselamatan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *