Tulungagung – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruang kerja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Tindakan ini merupakan buntut dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, pada Jumat (10/4) malam.
Penyegelan tersebut diketahui publik melalui video berdurasi 37 detik yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat empat ruangan telah dipasangi garis segel merah bertuliskan “dalam pengawasan KPK”.
Ruangan yang disegel meliputi Bidang Sumber Daya Air, Bidang Bina Marga, staf Administrasi Bina Marga, serta ruang Kepala Dinas PUPR. Pada segel tersebut juga tertera peringatan keras larangan merusak segel tanpa izin penyelidik KPK.
Petugas jaga gedung Dinas PUPR Tulungagung membenarkan adanya penyegelan tersebut. Selain di kantor dinas, KPK juga dikabarkan menyegel ruangan di rumah dinas Bupati Tulungagung di Kompleks Pendopo Kongas Arum Kusumaningrum. Saat ini, akses menuju rumah dinas ditutup rapat dengan penjagaan ketat Satpol PP.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa Bupati Gatut Sunu Wibowo telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK Merah Putih sejak Sabtu (11/4) pagi.
Budi menjelaskan, dari total 18 orang yang diamankan dalam operasi tersebut, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta secara bertahap. Mereka terdiri dari Bupati Gatut, 11 orang dari lingkungan Pemkab Tulungagung, dan satu pihak lainnya.
Selain mengamankan sejumlah pihak, tim KPK juga menyita sejumlah barang bukti dalam kegiatan operasi tangkap tangan tersebut.Tulungagung – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruang kerja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Tindakan ini merupakan buntut dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, pada Jumat (10/4) malam.
Penyegelan tersebut diketahui publik melalui video berdurasi 37 detik yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat empat ruangan telah dipasangi garis segel merah bertuliskan “dalam pengawasan KPK”.
Ruangan yang disegel meliputi Bidang Sumber Daya Air, Bidang Bina Marga, staf Administrasi Bina Marga, serta ruang Kepala Dinas PUPR. Pada segel tersebut juga tertera peringatan larangan merusak segel tanpa izin penyelidik KPK.
Petugas jaga gedung Dinas PUPR Tulungagung membenarkan adanya penyegelan tersebut. Selain di kantor dinas, KPK juga menyegel ruangan di rumah dinas Bupati Tulungagung di Kompleks Pendopo Kongas Arum Kusumaningrum. Saat ini, akses menuju rumah dinas ditutup rapat dengan penjagaan ketat Satpol PP.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa Bupati Gatut Sunu Wibowo telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK Merah Putih sejak Sabtu (11/4) pagi.
Budi menjelaskan, dari total 18 orang yang diamankan dalam operasi tersebut, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta secara bertahap. Mereka terdiri dari Bupati Gatut, 11 orang dari lingkungan Pemkab Tulungagung, dan satu pihak lainnya.
Selain mengamankan sejumlah pihak, tim KPK juga menyita sejumlah barang bukti dalam kegiatan operasi tangkap tangan tersebut.







