Jakarta – Arus kendaraan yang meninggalkan ibu kota melalui ruas Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mengalami lonjakan signifikan hingga 75,5 persen menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Data PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat sebanyak 38.239 kendaraan melintas pada periode H-1 libur panjang tersebut.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, menyatakan bahwa angka ini meningkat tajam dibandingkan volume lalu lintas harian normal yang biasanya berada di kisaran 21.787 kendaraan.
Peningkatan arus lalu lintas terpantau terjadi secara bertahap sejak pagi hari dengan kenaikan sebesar 22,05 persen. Tren tersebut terus menanjak hingga mencapai lonjakan tertinggi sebesar 213,59 persen pada malam hari.
Di sisi lain, arus kendaraan yang mengarah ke Jakarta terpantau relatif lebih stabil. Tercatat sebanyak 26.642 kendaraan melintas, hanya mengalami kenaikan sekitar 20,61 persen dari volume normal sebanyak 22.090 kendaraan. Secara keseluruhan, total volume lalu lintas di kedua arah tol MBZ mencapai 64.881 kendaraan.
Melihat tingginya mobilitas masyarakat, PT JJC mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memastikan kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi sebelum memulai perjalanan. Pengemudi juga diminta untuk memastikan ketersediaan bahan bakar serta memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi gangguan jarak pandang saat berkendara.
Untuk mempermudah akses informasi terkini dan layanan lalu lintas, PT JJC menyarankan pengguna jalan memanfaatkan pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, akun media sosial resmi, serta aplikasi Travoy yang tersedia bagi pengguna perangkat iOS maupun Android.







