BeritaPeristiwa

Demo Gaji DPR dan Ojol Tewas Ricuh, Bentrok Aparat-Massa di Sejumlah Kota

80
×

Demo Gaji DPR dan Ojol Tewas Ricuh, Bentrok Aparat-Massa di Sejumlah Kota

Sebarkan artikel ini
demo-ojol-mahasiswa-ricuh-di-berbagai-daerah:-jakarta-hingga-solo
demo ojol mahasiswa ricuh di berbagai daerah: jakarta hingga solo

Jakarta – Aksi demonstrasi terkait gaji dan tunjangan anggota MPR/DPR RI berujung ricuh di sejumlah daerah pada Jumat (29/8). Bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan tak terhindarkan.

Kericuhan dilaporkan terjadi di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Solo. Massa aksi menyampaikan tuntutan dengan berbagai cara, termasuk pelemparan dan pembakaran.

Di Jakarta, massa mengepung Mako Brimob Kwitang sejak pagi. Aksi memanas usai salat Jumat, hingga aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Massa melempari gerbang Mako Brimob dengan batu dan benda lainnya. Aksi ini sebagai respons atas kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob sehari sebelumnya.

Bandung juga diwarnai aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPRD Jawa Barat. Mahasiswa, pengemudi ojek online, dan masyarakat umum memadati lokasi.

Aksi saling dorong dan pelemparan terjadi antara aparat dan demonstran di depan Gedung DPRD Jabar yang telah dipasangi kawat berduri.

Surabaya menjadi salah satu titik aksi dengan ribuan massa berkumpul di depan Gedung Grahadi. Massa memblokade Jalan Gubernur Suryo dan melakukan aksi bakar-bakaran.

Aparat keamanan menembakkan water cannon untuk membubarkan massa yang semakin anarkis. Bentrokan antara masyarakat sipil dan aparat juga terjadi di lokasi.

Di Solo, massa melempari Markas Brimob Batalyon C Surakarta dengan batu, botol, dan pecahan kaca. Sebagian massa membakar kardus dan water barrier di Jalan Adi Sucipto. Mereka juga meneriakkan yel-yel mengutuk anggota yang melindas Affan.