Ecozone

Arus One Way Tol Mendorong Kendaraan Padati Pantura Cirebon

126
×

Arus One Way Tol Mendorong Kendaraan Padati Pantura Cirebon

Sebarkan artikel ini
pantura-cirebon-padat-di-h-4-lebaran,-imbas-one-way-tol-mulai-terasa
pantura cirebon padat di h 4 lebaran, imbas one way tol mulai terasa

Cirebon – Arus mudik Lebaran 2026 mulai memadati jalur arteri di Cirebon. Peningkatan volume kendaraan signifikan terjadi di Jalan Pantura Kota Cirebon, Jawa Barat, pada H-4 Lebaran, Selasa (17/03) malam.

Kepadatan ini merupakan imbas dari penerapan sistem satu arah (one way) di jalan tol.

Kepala Pos Pengamanan Simpang Pemuda Polres Cirebon Kota, Iptu Suganda, mengatakan kepadatan mulai terlihat sejak pukul 15.00 WIB.

“Kepadatan arus lalu lintas tadi sekitar pukul 15.00 WIB sudah terdapat peningkatan, khususnya kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta,” ujarnya.

Suganda menambahkan, arus kendaraan meningkat dari dua arah, baik dari Jakarta menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya.

Meski volume kendaraan terus bertambah, petugas belum menerapkan rekayasa lalu lintas khusus di Pantura. Pengaturan arus tetap dilakukan agar kendaraan tidak berhenti terlalu lama.

Data dari Tim Traffic Count (TC) Dinas Perhubungan Kota Cirebon mencatat, 62.858 kendaraan melintas dari Jakarta menuju Jawa Tengah pada pukul 00.00–19.30 WIB.

Sepeda motor mendominasi dengan 53.104 unit. Rata-rata kendaraan yang melintas per jam mencapai 2.619 unit, naik 3,69 persen dibandingkan periode yang sama pada H-4 Lebaran 2025.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyebut peningkatan arus kendaraan di Pantura merupakan dampak langsung dari kebijakan one way di ruas tol Trans Jawa.

“Biasanya jalur arteri, khususnya Pantura, akan terkena imbas pembuangan arus dari tol saat one way diberlakukan,” katanya.

Polisi menyiapkan opsi pengalihan arus ke jalur alternatif, termasuk jalur Cirebon–Indramayu, untuk mengantisipasi kepadatan.

“Kami siap memberikan pelayanan agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan sesuai asesmen di lapangan,” ujar Eko.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu (18/03). Volume kendaraan di Pantura Cirebon diprediksi masih akan terus meningkat.

Pemudik diimbau menyesuaikan waktu perjalanan, memanfaatkan jalur alternatif, serta mengikuti arahan petugas untuk menghindari kemacetan parah.