BeritaEcozoneEkonomiPemerintahanPolitik

Anggota DPR Rahmat Saleh Apresiasi Langkah Transformasi BUMN Dony Oskaria

14
×

Anggota DPR Rahmat Saleh Apresiasi Langkah Transformasi BUMN Dony Oskaria

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Kinerja Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mendapatkan apresiasi dari Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh. Rahmat menilai Dony sebagai sosok profesional yang berhasil menggerakkan transformasi BUMN melalui pendekatan bisnis yang kuat dengan tetap memegang teguh kepentingan negara.

Menurut Rahmat, kebijakan-kebijakan yang dijalankan Dony saat ini telah mengarahkan transformasi BUMN menjadi lebih efisien, sehat, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.

“COO Danantara itu profesional murni yang hebat. Beliau bekerja dengan hitungan bisnis negara, bukan kepentingan kelompok. BUMN harus benar-benar kembali untuk rakyat,” ujar Rahmat Saleh, Selasa (30/6/2026).

Legislator asal Sumatera Barat itu menambahkan, dukungan tersebut diberikan karena transformasi yang berjalan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah membuahkan hasil nyata. Salah satu indikasinya adalah peningkatan kinerja sejumlah BUMN yang berhasil mencatatkan pertumbuhan laba.

Terkait kebijakan perampingan jumlah perusahaan negara, Rahmat menilai langkah tersebut telah dilakukan secara terukur. Ia menyebut tujuan utamanya adalah meningkatkan efisiensi tanpa mengorbankan nasib para pekerja.

“Yang patut diapresiasi, penyusutan jumlah BUMN dilakukan tanpa mengandalkan pemutusan hubungan kerja secara massal. Ini menunjukkan transformasi dilakukan dengan perencanaan yang matang,” tuturnya.

Ia menilai, keberanian dalam membenahi perusahaan yang terus mengalami kerugian merupakan upaya krusial untuk menjaga kesehatan keuangan negara sekaligus memperkuat daya saing BUMN.

Lebih lanjut, Rahmat juga memberikan dukungan penuh terhadap langkah Dony Oskaria yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengawal proyek strategis nasional. Sinergi ini mencakup penguatan tata kelola perusahaan serta pelaksanaan program hilirisasi.

Menurutnya, pelibatan KPK membuktikan komitmen pemerintah dalam membangun perusahaan pelat merah yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

“Pak Dony sebagai pembantu Presiden Prabowo menunjukkan kepemimpinan yang kuat. Beliau berani mengambil keputusan bisnis yang tepat, tetapi tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik. BUMN memang harus dikelola secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” pungkas Rahmat.