Jakarta, Fenesia.com – Panggung babak 16 besar Piala Dunia 2026 kembali menyajikan tensi tinggi melalui duel klasik Derby Iberia dan kontroversi administrasi FIFA yang mengguncang laga Amerika Serikat kontra Belgia pada Selasa (7/7/2026).
Pertarungan antara Portugal melawan Spanyol di Stadion AT&T, Arlington, Texas, diprediksi menjadi pusat perhatian utama para penggemar sepak bola dunia.
Pertandingan ini merupakan ulangan dari final UEFA Nations League 2025 yang berakhir dengan kemenangan Portugal melalui drama adu penalti.
Meskipun memiliki catatan rekor pertemuan yang kurang menguntungkan, Spanyol menatap laga ini dengan optimisme tinggi untuk memutus dominasi sang rival.
Penyerang Mikel Oyarzabal menegaskan La Furia Roja tidak gentar menghadapi Portugal meski mengakui lawannya merupakan salah satu tim elite dunia, dikutip dari Fenesia.com pada Senin (6/7/2026).
Ia menambahkan bahwa timnya memiliki kedalaman kualitas untuk menghadapi lawan mana pun di turnamen besar ini.
Kepercayaan diri sang pemain cukup beralasan mengingat catatan impresifnya dengan mengemas 14 gol dan tujuh assist dalam 14 penampilan terakhir bersama tim nasional.
Secara historis, Spanyol memang masih memegang keunggulan statistik dengan 17 kemenangan dan 17 hasil imbang sejak 1921.
Portugal tercatat hanya mampu meraih enam kemenangan atas Spanyol sepanjang sejarah pertemuan kedua negara tersebut.
Sementara itu, laga Amerika Serikat melawan Belgia yang dijadwalkan berlangsung pukul 07.00 WIB terselimuti oleh polemik keputusan FIFA.
Otoritas sepak bola dunia tersebut secara mengejutkan menangguhkan hukuman skorsing bagi penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Keputusan ini memicu kemarahan kubu lawan karena Balogun sebelumnya menerima kartu merah pada babak 32 besar yang seharusnya membuatnya absen.
Pelatih Belgia, Rudi Garcia bahkan menyindir keputusan FIFA dengan menyebutnya seperti “lelucon Hari April Mop”.
Dia berargumen bahwa langkah ini merupakan bentuk pengabaian terhadap prinsip keadilan dalam kompetisi sepak bola internasional.
Menurutnya, protes yang dilayangkan bukan sekadar kepentingan tim nasional semata, melainkan demi menjaga integritas sportivitas di lapangan hijau.
Kiper utama Belgia, Thibaut Courtois turut memberikan tanggapan terkait situasi yang dinilai merugikan timnya tersebut.
Ia mengaku terkejut dengan keputusan tersebut, tetapi menegaskan timnya tetap siap menghadapi Amerika Serikat.
Lanjut dia, timnya tetap harus waspada karena Amerika Serikat memiliki banyak pemain berkualitas sehingga Belgia harus mewaspadai seluruh lini serang lawan.
Dua pertandingan ini akan menentukan siapa yang berhak melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Dua tim yang kalah dalam persaingan hari ini dipastikan harus angkat koper lebih awal dari turnamen.
Jadwal pertandingan akan dimulai dengan duel Portugal melawan Spanyol pada pukul 02.00 WIB.
Rangkaian babak 16 besar kemudian ditutup oleh pertarungan Amerika Serikat menghadapi Belgia pada pukul 07.00 WIB.







