Berita

Prabowo: Tata Kelola Kekayaan Negara Harus Dibenahi!

61
×

Prabowo: Tata Kelola Kekayaan Negara Harus Dibenahi!

Sebarkan artikel ini
prabowo-akui-indonesia-belum-bisa-kelola-kekayaan-negara-dengan-baik
prabowo akui indonesia belum bisa kelola kekayaan negara dengan baik

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengakui pengelolaan kekayaan negara Indonesia belum optimal. Hal ini ia sampaikan saat memberikan arahan kepada para Kepala Daerah se-Papua di Istana Negara, Selasa (16/12/2025).

Prabowo menegaskan, Indonesia memiliki potensi kekayaan yang sangat besar. Namun, ia mengakui masih ada kekurangan dalam menjaga dan mengelola sumber daya tersebut.

“Kita mengakui bahwa kita masih belum cakap untuk menjaga dan mengelola kekayaan kita,” ujar Prabowo.

Pemerintah pusat, kata Prabowo, tengah berupaya membenahi diri. Ia menekankan pentingnya mengakui kekurangan tanpa menutup-nutupinya.

“Bukan untuk menurunkan semangat kita, tapi justru membangkitkan semangat kita,” tegasnya.

Prabowo menyinggung praktik korupsi, penyelewengan, dan penyalahgunaan kekuasaan yang memperberat kehidupan rakyat. Pemerintah pusat, lanjutnya, bekerja keras menegakkan hukum dan mengusut penyelewengan kekayaan negara.

Selain itu, Prabowo mendorong transformasi Indonesia menjadi negara modern. Ia menekankan bahwa setiap daerah harus dibangun untuk mendukung transformasi bangsa.

“Kita harus menghilangkan kemiskinan dan ketertinggalan. Kita tidak bisa menerima kenyataan masih ada rakyat yang hidup dalam kesulitan, kekurangan, apalagi kelaparan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga mengingatkan para gubernur dan bupati agar menggunakan dana otonomi khusus (otsus) secara bertanggung jawab. Dana Otsus Papua yang sudah cair mencapai Rp12,6 triliun.