Fenesia – Pemain depan tim nasional Brasil, Neymar, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari kancah sepak bola internasional setelah perhelatan Piala Dunia 2026 berakhir pada Jumat (31/7/2026).
Dikutip dari ANTARA, penyerang berusia 34 tahun tersebut memutuskan untuk mengakhiri pengabdiannya selama 16 tahun bersama Selecao demi memfokuskan sisa karier profesionalnya di level klub.
Keputusan ini menandai berakhirnya era panjang sang pemain yang memulai debut internasionalnya pada tahun 2010 silam.
Selama membela panji negara, Neymar telah mencatatkan total 130 penampilan di berbagai kompetisi internasional.
Statistik menunjukkan bahwa sang pemain berhasil menyumbangkan 80 gol serta 59 assist selama periode kariernya di tim nasional.
Penampilan terakhirnya terjadi saat Brasil harus mengakui keunggulan Norwegia dengan skor 1-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan penutup tersebut, Neymar mencetak satu-satunya gol bagi timnya meskipun hanya bermain selama 23 menit di lapangan.
“Kurasa masa-masa indah bersama tim nasional Brasil sudah selesai,” kata Neymar kepada Esporte Record.
“Saya sudah mengukir sejarah di sana dan saya sangat bahagia dengan hal itu,” ujar Neymar menambahkan.
Meskipun secara fisik masih memungkinkan untuk berkompetisi di Copa America 2028, ia menegaskan telah memantapkan hati untuk tidak kembali mengenakan seragam tim nasional.
“Saya mendapatkan banyak pengalaman di sana,” tutur Neymar.
“Saya sudah memberikan segenap hati dan seluruh hidup untuk timnas Brasil,” ucap Neymar.
“Saya selalu berjuang untuk jersey kuning itu, tetapi kurasa saya tidak menginginkannya lagi,” jelas Neymar.
Pasca pensiun dari tim nasional, ia diperkirakan akan memusatkan seluruh perhatian dan energinya untuk klub Santos.
Langkah ini dinilai oleh berbagai kalangan sebagai upaya strategis untuk memperpanjang durasi karier profesionalnya yang kerap terhambat oleh masalah cedera dalam beberapa tahun terakhir.
Keputusan tersebut sekaligus menutup lembaran panjang perjalanan Neymar sebagai salah satu ikon sepak bola paling berpengaruh di Brasil selama lebih dari satu dekade.
Kepergiannya dari pentas internasional kini membuka ruang bagi regenerasi pemain muda untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh sang kapten veteran tersebut.






