Ecozone

Asosiasi Ojol Sambut Baik Penurunan Potongan Aplikasi Menjadi 8 Persen

44
×

Asosiasi Ojol Sambut Baik Penurunan Potongan Aplikasi Menjadi 8 Persen

Sebarkan artikel ini
e968272814461e41389cbacc3efdab5b.jpg
e968272814461e41389cbacc3efdab5b.jpg

Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan kebijakan baru yang memangkas potongan komisi bagi pengemudi transportasi daring maksimal sebesar 8 persen. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pengemudi Transportasi Online yang diteken Presiden Prabowo Subianto bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026).

Dengan kebijakan ini, pengemudi ojek online kini berhak menerima pendapatan bersih minimal 92 persen dari setiap perjalanan. Regulasi tersebut hadir sebagai bentuk intervensi negara untuk memperbaiki tata kelola hubungan antara perusahaan aplikasi dan mitra pengemudi yang selama ini kerap membebankan potongan hingga 20 persen.

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di kawasan Monumen Nasional menegaskan bahwa beleid ini juga memberikan jaminan sosial yang lebih luas bagi para pengemudi. Selain pengaturan pendapatan, pemerintah menjamin akses asuransi kesehatan melalui BPJS Kesehatan untuk memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja di lapangan.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Menurutnya, penetapan potongan maksimal 8 persen melampaui ekspektasi asosiasi yang sebelumnya memperjuangkan batas maksimal 10 persen.

Igun menilai kebijakan ini sebagai bukti nyata respons pemerintah terhadap aspirasi pekerja di sektor ekonomi digital. Ia menyebut regulasi ini adalah buah dari konsolidasi panjang yang dilakukan para pengemudi di berbagai daerah untuk menuntut keadilan ekonomi.

Meski demikian, Garda Indonesia menekankan pentingnya mekanisme pengawasan yang ketat dalam tahap implementasi. Pihaknya mendesak pemerintah agar secara konsisten memantau kepatuhan seluruh perusahaan aplikator agar aturan tersebut tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pengemudi di lapangan.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi kesejahteraan pengemudi transportasi daring di Indonesia, sekaligus memberikan standar operasional yang lebih adil dalam ekosistem bisnis digital nasional.

3fd4b158f30619f80557e6f171f532f2.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Usai pengumuman terbaru dari MSCI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,078% ke level 6.177,14 pada penutupan perdagangan Jumat (19/6), setelah sempat bergerak volatil dengan kecenderungan melemah. Berdasarkan tinjauan aksesibilitas pasar global yang dirilis MSCI pada Kamis (18/6), Indonesia mengalami penurunan level pada kriteria arus informasi dari positif menjadi negatif. Keputusan MSCI tersebut…

9fb4b29103d84310a10f36e5b2bae081.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) sepanjang tahun berjalan telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps) secara year-to-date (YTD) menjadi 5,75%, langkah yang ditempuh di tengah tekanan pelemahan nilai tukar rupiah. Kebijakan ini mulai merambat ke industri perbankan, meski dampaknya belum sepenuhnya terasa pada kuartal II 2026. Analis CGS International Securities Owen Tjandra dalam riset yang dirilis 15 Juni 2026…

fa48f6fb5cffadd8f06789539e0128f4.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perkembangan industri aset digital di Indonesia kembali menunjukkan dinamika baru. IDNGold (IDNG), aset digital yang dikembangkan PT Smart Billionaire Indonesia (SBI), resmi dapat diakses dan diperdagangkan melalui platform Reku mulai 18 Juni 2026 pukul 14.00 WIB. Langkah ini dinilai jadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap aset digital yang menggabungkan teknologi blockchain dengan nilai nyata melalui…

76013dc261354886e8081fcd89265a2b.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar modal Indonesia kembali mendapat sorotan pasca MSCI merilis penilaian dan memberikan catatan. Dalam MSCI Global Market Accessibility Review yang dirilis Jumat (19/6/2026) dini hari waktu Indonesia, MSCI masih menyoroti beberapa hambatan struktural yang membuat akses pasar Indonesia dinilai kurang kompetitif dibanding negara emerging market lainnya. MSCI pun secara eksplisit menurunkan penilaian Information Flow dari…