News

Frans Antoni Selundupkan Rp1 Miliar Uang Fredy Pratama ke Thailand

14
×

Frans Antoni Selundupkan Rp1 Miliar Uang Fredy Pratama ke Thailand

Sebarkan artikel ini
808205fd92b2a15c0e7391006dcc6be1.jpg
808205fd92b2a15c0e7391006dcc6be1.jpg

Jakarta – Bareskrim Polri berhasil mengungkap peran krusial Frans Antoni dalam operasional jaringan bandar narkoba internasional yang dikendalikan oleh Fredy Pratama. Frans diduga berperan sebagai kurir utama yang secara rutin membawa uang tunai hasil kejahatan lintas negara selama kurun waktu tujuh tahun.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa kegiatan ilegal tersebut berlangsung sejak 2017 hingga 2023. Dalam kurun waktu tersebut, Frans tercatat melakukan perjalanan dari Indonesia ke Thailand dengan frekuensi rata-rata dua hingga tiga kali setiap bulannya.

Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, total frekuensi pengangkutan uang tunai yang dilakukan Frans mencapai 168 kali. Dalam setiap perjalanan tersebut, ia membawa uang tunai dengan nilai minimal mencapai Rp 1 miliar.

Eko menjelaskan bahwa modus operandi yang dijalankan Frans sangat terorganisir untuk menghindari deteksi aparat penegak hukum. Salah satu metode yang digunakan adalah melalui layanan money changer ilegal yang beroperasi di wilayah Malaysia, Thailand, dan Indonesia.

Selain menggunakan jasa penukaran uang ilegal, tersangka juga mengubah uang dalam bentuk Rupiah menjadi Dolar Singapura sebelum dibawa keluar negeri. Tidak hanya itu, jaringan ini turut memanfaatkan mata uang kripto atau cryptocurrency untuk mempermudah transaksi keuangan lintas negara agar aliran dana hasil narkotika tersebut sulit dilacak.

Dalam proses penangkapan, Bareskrim Polri juga mengamankan seorang perempuan yang diketahui merupakan istri dari Frans Antoni. Perempuan tersebut diduga berperan mendampingi pelarian Frans selama ini.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait status hukum istri tersangka. Eko menyebutkan bahwa pemeriksaan intensif masih berlangsung dan hasil perkembangan penyidikan akan disampaikan kepada publik dalam waktu dekat.

Saat ini, fokus utama Bareskrim Polri adalah menelusuri seluruh aliran dana yang mengalir dalam jaringan sindikat Fredy Pratama. Pihak kepolisian juga terus melakukan pengejaran terhadap Fredy Pratama yang hingga kini masih berstatus sebagai buronan.

Pengungkapan peran Frans Antoni menjadi salah satu poin penting dalam upaya kepolisian membongkar struktur keuangan sindikat narkotika internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama. Upaya penyidikan ini mencakup pelacakan aset dan pemutusan rantai distribusi keuangan yang selama ini menjadi tulang punggung operasional jaringan tersebut.

Penyidik terus bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan guna memperkuat proses hukum. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Bareskrim Polri dalam memberantas peredaran narkoba dan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan sindikat lintas negara tersebut.