FeedSport

Mendagri Ajak Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pacu Ekonomi

14
×

Mendagri Ajak Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pacu Ekonomi

Sebarkan artikel ini
9cbe1708aaf431b7f790cb3e6fe962de.jpg
9cbe1708aaf431b7f790cb3e6fe962de.jpg

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026. Inisiatif ini dinilai bukan hanya sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, melainkan juga instrumen strategis untuk memicu perputaran ekonomi lokal.

Tito meyakini bahwa antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola sangat tinggi. Fenomena tersebut, menurutnya, kerap menjadi tradisi yang dirayakan secara meriah di berbagai pelosok tanah air setiap kali ajang sepak bola internasional bergengsi berlangsung.

Pengalaman tersebut ia bagikan saat menerima kunjungan Direktur Utama TVRI, Tb. Fiki Chikara Satari, di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Tito mengenang masa tugasnya sebagai Kapolda di Papua, di mana euforia masyarakat dalam menyaksikan pertandingan sepak bola dunia sangat luar biasa.

Menurut Mendagri, gelaran nonton bareng memiliki dampak berantai terhadap sektor ekonomi. Berbagai aktivitas ekonomi diprediksi akan tumbuh subur selama berlangsungnya kompetisi, mulai dari produksi atribut pendukung, penjualan jersey tim, hingga peningkatan omzet bagi pelaku usaha kuliner di sekitar lokasi acara.

Ia menegaskan bahwa kegiatan nobar yang tersebar secara masif di berbagai daerah dapat menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan pendapatan mereka. Perputaran uang yang terjadi dari berbagai bentuk perayaan masyarakat dalam mendukung tim favorit diyakini mampu memberikan stimulus positif bagi ekonomi daerah.

Pihaknya berencana memberikan arahan kepada seluruh pemerintah daerah agar memperbanyak penyelenggaraan nonton bareng. Langkah ini diharapkan mampu memancing geliat ekonomi UMKM di tingkat lokal secara lebih optimal.

Kendati demikian, Tito mengingatkan agar penyelenggaraan kegiatan tersebut tetap dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban umum. Masyarakat dan penyelenggara diminta untuk tetap menjaga kondusivitas selama acara berlangsung agar tujuan hiburan dan ekonomi dapat tercapai tanpa kendala.

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri memberikan apresiasi atas keberhasilan TVRI dalam memperoleh hak siar resmi Piala Dunia 2026. Ia menilai capaian ini merupakan peluang besar bagi TVRI untuk memperkuat posisi dan branding sebagai media arus utama di Indonesia.

Sebagai informasi, ajang Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, perhelatan olahraga ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Indonesia, seiring dengan tingginya minat publik dalam menyaksikan pertandingan tim-tim sepak bola kelas dunia.

87539a73ae67a99b21abbc2ffdd44d8e.jpg
FeedSport

KONTAN.CO.ID – Proses pembinaan atlet muda Indonesia yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan hasil membanggakan. Pasangan ganda putra muda Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencatatkan tonggak penting dalam karier mereka dengan meraih posisi runner-up Indonesia Open 2026. Pencapaian tersebut…