News Feed Indonesia

Viral ! Ini Fakta Dibalik Film ‘Tilik’ Yang Penuh Perjuangan

FENESIA – Tilik, sebuah film pendek berbahasa Jawa yang diproduksi oleh Ravacana Films.  Film pendek yang ramai di perbincangkan  ini di sutradarai oleh  Wahyu Agung Prasetyo.

Film berjudul Tilik ini diproduksi pada 2018 dan berhasil menyita perhatian publik lantaran memiliki cerita yang ringan dan dekat dengan masyarakat.

Film yang mendapat penghargaan Piala Maya 2018 untuk kategori Film Cerita Pendek. Diceritakan serombongan ibu-ibu desa  hendak menjenguk Bu Lurah di rumah sakit. Namun selama dalam perjalanan, salah satu tokoh utama film ini yakni Bu Tejo terus menerus mencibir seorang kembang desa bernama Dian.

Dilansir dari sebuah video yang diunggah di kanal Youtube Ravacana Films bertajuk Film Pendek – TILIK (2018) Cerita di Balik Layar, sang sutradara mengungkap latar belakang tercetusnya ide menggarap film berbahasa Jawa ini.

Proses Produksi Yang Sangat Lama

Foto : Mata Mata Politik

Produksi film berdurasi 32 menit 34 detik ini harus melewati proses yang cukup panjang. Sang produser Elena Rosemeisara mengatakan timnya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari lokasi syuting yang tepat.

“Untuk spotting location itu kita butuh hari yang lebih panjang. Aku mengestimasi seminggu bisa lock, ternyata enggak. Kita berulang kali ke desa, berulang kali muterin dari jalan desa menuju kota itu berulang kali. Bahkan, ketika  akhirnya lock itu masih ada tambahan-tambahan yang kayaknya itu belum pas aja gitu,” tuturnya

Ceritanya Yang Dekat Dengan Masyarakat

Foto : Media Indonesia

“Waktu dikasih tahu sama penulisnya, Bagus Sumartono, akhirnya saya tertarik buat lihat, observasi. Setelah melihat langsung rasanya kayak klik melihat fenomenanya. Itu yang membuat saya pikir ini harus difilmkan, dirangkai dalam audio visual,” kata Wahyu Agung Prasetyo.

Kemudian, Ia juga mengungkapkan bahwa film ini dianggap penting diproduksi lantaran era digital sekarang kerap kali diterpa dengan berita hoax.

Sehingga, Ia ingin membahas tentang isu hoax yang sudah mulai masuk ke masyarakat desa.

REKOMENDASI
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.