Ecozone

Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Ekonomi Indonesia Terus Ekspansi dan Akselerasi

59
×

Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Ekonomi Indonesia Terus Ekspansi dan Akselerasi

Sebarkan artikel ini
ekonomi-indonesia-masih-jauh-dari-krisis
ekonomi indonesia masih jauh dari krisis

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan ekonomi Indonesia masih positif dan jauh dari krisis. Penegasan ini disampaikan di tengah tekanan global, termasuk kenaikan harga minyak dunia.

Purbaya membantah spekulasi tentang potensi krisis dalam dua hingga tiga bulan mendatang.

“Siapa yang bilang krisis? Di mana-mana macet, daya beli ada. Kita jauh dari krisis, malah ekspansi terus. Resesi aja belum, melambat aja belum,” ujarnya.

Menurutnya, indikator ekonomi domestik masih kuat.

Daya beli masyarakat terjaga, aktivitas belanja tinggi, dan tidak ada tanda perlambatan atau resesi.

Survei konsumen, Purchasing Managers’ Index (PMI), dan penjualan kendaraan masih tumbuh positif.

Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,5 hingga 5,7 persen.

Target ini dinilai realistis jika mesin fiskal dan moneter berjalan optimal dan mendorong sektor swasta.

Pemerintah terus mengaktifkan berbagai instrumen kebijakan untuk menjaga momentum ekspansi ekonomi.

Di tengah ketidakpastian global, APBN diandalkan sebagai peredam dampak kenaikan harga minyak.

Kebijakan fiskal dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi dari tekanan eksternal.

Efisiensi anggaran dilakukan melalui optimalisasi program, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) tanpa mengurangi kualitas.

Penataan SDM juga dilakukan dengan memindahkan sekitar 200 pegawai ke Direktorat Jenderal Pajak.

Purbaya menegaskan, dengan indikator dan kebijakan yang ada, Indonesia tidak menuju resesi atau krisis.

Ia memastikan ekonomi akan terus bergerak dalam tren ekspansi dan akselerasi.

df6c7a979f35ea6a6b4e237af2a5679f.jpg
Ecozone

Fenesia – Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau mengalami penurunan pada Rabu, 27 Mei 2026. Berdasarkan pembaruan data terbaru, baik harga beli emas maupun harga jual kembali (buyback) kompak menyusut sebesar Rp 13.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya. Baca Juga: Rupiah Tertekan, USD dan CHF Jadi Pilihan Utama Investor Tabel Harga Emas Antam dan Buyback (27 Mei 2026) Bagi Anda yang…

98a6095ee54e184766f5500a6eab1548.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap mayoritas mata uang global dan kawasan Asia sepanjang tahun berjalan. Kondisi ini mendorong meningkatnya minat investor domestik untuk mencari alternatif aset dalam bentuk mata uang asing sebagai strategi lindung nilai (hedging) terhadap pelemahan rupiah. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot tercatat melemah 0,03% secara harian ke level Rp 17.801 per dolar…

c30cd5b35644cf85c7da4b51e0884238.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Rabu (27/5/2026), didorong oleh berlanjutnya momentum positif dari sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta meningkatnya optimisme investor terhadap potensi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Penguatan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih relatif stabil di tengah berbagai ketidakpastian geopolitik global,…

3a4b798dbe599521c92520bf1ecd8f5a.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak terbatas pada perdagangan Rabu (27/5/2026), di tengah sikap hati-hati investor yang menantikan perkembangan negosiasi geopolitik di Timur Tengah serta arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh laporan bahwa Iran melalui televisi pemerintahnya menyatakan telah memperoleh rancangan kerangka kesepakatan dengan Amerika Serikat. Kesepakatan…