Life

Prabowo Subianto Hadiri Puncak Hari Guru Nasional di Indonesia Arena

178
×

Prabowo Subianto Hadiri Puncak Hari Guru Nasional di Indonesia Arena

Sebarkan artikel ini
28897ad9d0b7d0f89f1a8a8db2c2f87d.jpg
28897ad9d0b7d0f89f1a8a8db2c2f87d.jpg

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Jumat, 28 November 2025. Kehadiran Kepala Negara menjadi sorotan utama dalam acara yang diikuti ribuan guru dari seluruh Indonesia tersebut.

Presiden Prabowo tiba di sekitar area Indonesia Arena sekitar pukul 15.06 WIB, mengenakan setelan safari berwarna krim lengkap dengan peci hitam. Di dalam gedung, ribuan guru yang kompak mengenakan baju berwarna merah dan putih telah menanti dengan antusias.

Saat memasuki Indonesia Arena, Prabowo disambut dengan teriakan kegembiraan dari para guru. Didampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Prabowo menyalami sejumlah guru sebelum kegiatan resmi dimulai. Ia dijadwalkan untuk memberikan sambutan dalam acara penting ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga turut hadir dalam puncak peringatan tersebut.

Sebelumnya, pada peringatan Hari Guru 2025 yang jatuh pada 25 November lalu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan berbagai langkah yang telah dilakukan Kemendikdasmen. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pada tahun 2025, pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp 3 juta per semester bagi 12.500 guru yang belum berpendidikan D IV atau S1. Beasiswa ini disalurkan untuk melanjutkan studi S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau. Selain itu, pemerintah juga menyelenggarakan beragam pelatihan penting.

Pelatihan tersebut meliputi Pendidikan Profesi Guru (PPG), peningkatan kemampuan guru Bimbingan Konseling (BK), Bimbingan Konseling untuk guru-guru non-BK, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding dan Kecerdasan Artifisial, serta Kepemimpinan Sekolah.

Mu’ti menambahkan, pemerintah menyediakan tunjangan sertifikasi sebesar Rp 2 juta per bulan untuk guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara itu, guru-guru ASN mendapatkan tunjangan satu kali gaji pokok. Bagi guru honorer, pemerintah memberikan insentif sebesar Rp 300.000 per bulan. Seluruh tunjangan dan insentif ini ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru.

89cdc83b2ef262c6a983d187cdd9fc78.jpg
Life

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) terus mengalami perlambatan tahun ini. Usai meningkatnya bunga acuan (BI Rate) ke level 5,5%, perlambatan KKB dikhawatirkan akan terus berlanjut. Data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran KKB pada beberapa bulan terakhir ini masih mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan periode sama di tahun lalu. Misalnya pada April 2026, BI mencatat penyaluran KKB terkontraksi 9%…