EcozonePemerintahanPolitik

Prabowo Buka Munas IPSI dan Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Pencak Silat

43
×

Prabowo Buka Munas IPSI dan Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Pencak Silat

Sebarkan artikel ini
prabowo:-pencak-silat-lebih-dari-olahraga,-warisan-budaya-kesatria
prabowo: pencak silat lebih dari olahraga, warisan budaya kesatria

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (11/4). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PB IPSI untuk periode mendatang.

Prabowo, yang telah mengabdi di IPSI selama 34 tahun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan perguruan pencak silat atas dukungan yang diberikan selama ini. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum selama empat periode dan Ketua Umum selama lima periode.

“Saya bangga sekian tahun saudara tetap mendukung saya. Bersama-sama kita pertahankan kebanggaan budaya kita,” ujar Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan warisan budaya yang mencerminkan nilai kesatria dan jati diri bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya sendiri dan tidak merasa rendah diri terhadap budaya asing.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya sendiri, menghormati orang tua dan leluhurnya,” tegasnya.

Munas XVI IPSI yang mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade” ini memiliki agenda strategis untuk memperkuat pelatihan di dalam negeri serta mendorong pengakuan pencak silat sebagai cabang olahraga di Olimpiade. Selain itu, forum ini juga akan memilih Ketua Umum PB IPSI periode 2026-2030.

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden Prabowo. Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir mendampingi, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.