Jakarta – Identitas kerangka yang ditemukan di bawah Jembatan Cilalay, Bogor, masih menjadi misteri. Polisi menduga kuat kerangka tersebut adalah Alvaro Kiano Nugroho, bocah 6 tahun yang menjadi korban pembunuhan.
Polres Metro Jakarta Selatan kini fokus menunggu hasil tes DNA. Tes ini diharapkan bisa memastikan apakah kerangka tersebut benar Alvaro.
“Hasil Ante Mortem dan tes DNA masih dalam proses,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (26/11/2025).
Budi menjelaskan, sampel pembanding baru diserahkan ke tim forensik pada Senin (24/11/2025). Pihaknya masih menunggu informasi dari Puslabfor dan RS Polri.
Sebelumnya, polisi kembali melakukan penyisiran di sekitar Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor. Penyisiran dilakukan untuk mencari bagian kerangka Alvaro yang mungkin masih tertinggal.
“Mencari rahang diduga milik korban,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Nicolas Ary Lilipaly.
Alvaro Kiano Nugroho dilaporkan hilang sejak 8 bulan lalu di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Polisi sempat menangkap ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar, sebagai tersangka pembunuhan. Namun, Alex ditemukan tewas bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.







