Berita

Pantura Jateng Siaga! BMKG Pantau Intensif, Waspadai Hujan Lebat Ekstrem

93
×

Pantura Jateng Siaga! BMKG Pantau Intensif, Waspadai Hujan Lebat Ekstrem

Sebarkan artikel ini
bmkg:-pantura-jateng-siaga-hujan-lebat-hingga-31-januari-2026
bmkg: pantura jateng siaga hujan lebat hingga 31 januari 2026

Semarang – BMKG menetapkan status siaga hujan lebat di wilayah Pantura Jawa Tengah. Status ini berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.

Peringatan dini ini dikeluarkan karena potensi curah hujan tinggi. BMKG memprediksi curah hujan mencapai 200-300 milimeter dalam 10 hari.

“Status siaga tersebut merupakan peringatan dini tertinggi,” kata BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rabu (21/1/2026).

Wilayah yang berstatus siaga meliputi Kabupaten Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Demak, Kudus, Jepara, dan Kota Pekalongan.

Selain status siaga, BMKG juga menetapkan status waspada. Potensi curah hujan di wilayah waspada diperkirakan 150-200 milimeter per dasarian.

Wilayah berstatus waspada meliputi Kabupaten Brebes, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Magelang, Kendal, Semarang, Boyolali, Klaten, Sragen, Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri.

“Status waspada juga berlaku untuk Kota Tegal, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Salatiga, serta Kota Surakarta,” imbuhnya.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Potensi dampak hujan lebat seperti banjir, genangan, dan tanah longsor perlu diantisipasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG,” kata BMKG.

BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca. Informasi peringatan dini akan diperbarui sesuai kondisi terbaru.