Jakarta – Pemerintah membuka opsi pemangkasan anggaran di sektor pertahanan dan kepolisian sebagai langkah mitigasi jika kondisi fiskal serta target defisit APBN mengalami tekanan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut efisiensi pada pos-pos tersebut menjadi pilihan rasional mengingat alokasi dana yang besar.
Purbaya menegaskan, kebijakan ini akan menjadi instrumen penyeimbang apabila stabilitas defisit negara terganggu di masa depan.
Meski demikian, pemerintah memastikan belum ada pembahasan resmi maupun rencana konkret untuk melakukan realokasi anggaran di kedua institusi tersebut.
Purbaya menilai kondisi keuangan negara saat ini masih berada dalam posisi aman dan terkendali.
Ia menambahkan, urgensi pemangkasan anggaran tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
Menurut Purbaya, kapasitas fiskal Indonesia saat ini masih sangat memadai untuk memenuhi seluruh kebutuhan belanja negara tanpa harus menempuh langkah drastis.







