Jakarta – Persaingan pasar ponsel pintar kelas atas diprediksi memanas pada September mendatang seiring rencana peluncuran seri Xiaomi 18 dan lini iPhone 18 secara global.
Xiaomi memutuskan merombak jajaran produk unggulannya dengan meniadakan varian Ultra.
Produsen asal China ini hanya akan merilis tiga model, yakni Xiaomi 18, Xiaomi 18 Pro, dan Xiaomi 18 Pro Max.
Xiaomi 18 Pro Max kini diproyeksikan menjadi model andalan perusahaan setelah pengembangan varian Ultra resmi dibatalkan.
Seri ini dijadwalkan meluncur perdana di India pada Desember, atau tiga bulan lebih cepat dari siklus peluncuran biasanya.
Ketersediaan Xiaomi 18 Pro Max di pasar India pun diperkirakan dalam jumlah terbatas.
Di sisi lain, Apple menyiapkan strategi berbeda dengan meniadakan varian reguler atau standar pada lini iPhone 18.
Apple bakal menghadirkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta model ponsel lipat anyar.
iPhone 18 Pro disebut tidak membawa perubahan desain signifikan dibandingkan pendahulunya, iPhone 17 Pro.
Fitur unggulannya meliputi Dynamic Island yang lebih kecil serta kamera utama dengan aperture variabel untuk kontrol kedalaman bidang yang lebih presisi.
Perangkat ini juga akan hadir dengan opsi warna baru, termasuk varian merah, serta dukungan modem C2 untuk konektivitas 5G via satelit.
Sementara itu, iPhone 18 Pro Max tampil dengan bodi lebih tebal demi mengakomodasi kapasitas baterai yang lebih besar.
Dapur pacu perangkat ini mengandalkan chip A20 Pro berteknologi 2nm generasi pertama dan chip jaringan N2.
Apple juga diprediksi tetap mempertahankan kapasitas RAM sebesar 12GB pada model ini.
Selain itu, perusahaan berkomitmen melakukan desain ulang pada fitur Camera Control agar tidak mudah terpicu secara tidak sengaja oleh pengguna.







