Berita

Marsinah Jadi Pahlawan Nasional, Keluarga Terharu di Istana

104
×

Marsinah Jadi Pahlawan Nasional, Keluarga Terharu di Istana

Sebarkan artikel ini
tangis-haru-di-istana-negara,-wijiati-hanya-bisa-cium-foto-marsinah
tangis haru di istana negara, wijiati hanya bisa cium foto marsinah

Jakarta – Aktivis buruh era Orde Baru, Marsinah, resmi menyandang gelar pahlawan nasional. Penetapan ini diwarnai isak tangis haru di Istana Negara, Senin (10/11).

Adik Marsinah, Wijiati, tak kuasa menahan air mata saat menerima penghargaan tersebut.

Wijiati hadir sebagai ahli waris bersama kakak Marsinah, Marsini.

Marsinah dikenal sebagai buruh pabrik di Sidoarjo yang diculik dan dibunuh pada 8 Mei 1993.

Kasusnya menjadi perhatian dunia internasional dan dikenal sebagai kasus 1773 oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO).

Keberanian Marsinah dalam membela hak-hak buruh menjadi alasan utama pemberian gelar pahlawan.

Ia aktif memimpin demonstrasi menentang PHK dan memperjuangkan keadilan bagi rekan-rekannya.

Selain Marsinah, Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan mantan Menlu Mochtar Kusumaatmadja juga dianugerahi gelar pahlawan nasional.

Usai prosesi, Wijiati terlihat mencium foto Marsinah sebagai ungkapan cinta dan kebanggaan.

Marsini, kakak Marsinah, berpesan agar perjuangan almarhumah terus dilanjutkan.

“Saya mohon mulai sekarang, teman-teman tetaplah berjuang,” tegas Marsini.