Berita

Keraton Surakarta Gelar Jumenengan, Konflik Suksesi Memanas

88
×

Keraton Surakarta Gelar Jumenengan, Konflik Suksesi Memanas

Sebarkan artikel ini
pelantikan-pb-xiv-purbaya-tetap-digelar-di-tengah-dualisme-suksesi
pelantikan pb xiv purbaya tetap digelar di tengah dualisme suksesi

Surakarta – Konflik internal Keraton Surakarta kembali mencuat jelang prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare yang akan digelar kubu KGPAA Hamangkunagoro alias Purbaya, Sabtu (15/11).

Upacara penobatan raja baru ini digelar di tengah perseteruan dengan KGPH Hangabehi alias Mangkubumi, yang juga mengklaim sebagai pewaris takhta.

Purbaya sebelumnya telah mendeklarasikan diri sebagai penerus Pakubuwono XIII, yang wafat beberapa waktu lalu.

GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, Ketua Panitia Jumenengan Dalem Nata Binayangkare, menjelaskan bahwa upacara ini bertujuan mengumumkan raja baru kepada masyarakat luas.

“Kalau kemarin (deklarasi) di internal, ini dibiwaraake (diumumkan) ke masyarakat,” ujarnya dalam jumpa pers di Keraton Surakarta, Jumat (14/11).

Penetapan Purbaya ini berlangsung dua hari setelah KGPH Mangkubumi mendeklarasikan diri sebagai penerus takhta.

Sebelumnya, Timoer telah menyampaikan keberatan atas penunjukan Mangkubumi sebagai penerus takhta oleh keluarga besar keraton.

Meskipun ditentang, Mangkubumi tetap dinobatkan sebagai Pakubuwono XIV.

Timoer enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai klaim KPGH Mangkubumi sebagai Pakubuwono XIV.

Ia mengaku menerima undangan rapat keluarga besar dari KG Panembahan Agung Tedjowulan.

Namun, Timoer berpendapat undangan tersebut seharusnya datang dari Kementerian Kebudayaan.

“Kalau Gusti Tedjo memposisikan sebagai wakil dari Kementerian, undangannya pasti dari Kementerian juga dan itu saya tidak mendapatkan,” pungkasnya.

4fb76b8b4aa755bc7bbd323df2792608.jpg
Berita

Fenesia-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan rebound atau kembali menguat hingga menyentuh level 8.000 seiring membaiknya fundamental ekonomi nasional dan kinerja perusahaan. Hal itu disampaikan Purbaya menanggapi pergerakan IHSG yang kembali naik setelah sempat berada di kisaran 5.900, Purbaya menilai pergerakan pasar saham pada akhirnya akan ditopang oleh fundamental perusahaan…