Ecozone

Kemenkeu Bidik Dana Rp12 Triliun Melalui Lelang Sukuk Pekan Depan

14
×

Kemenkeu Bidik Dana Rp12 Triliun Melalui Lelang Sukuk Pekan Depan

Sebarkan artikel ini
c9dcd0aec61725a9ad0be59103a8e200.jpg
c9dcd0aec61725a9ad0be59103a8e200.jpg

Jakarta – Pemerintah menargetkan perolehan dana sebesar Rp 12 triliun melalui lelang delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026. Lelang ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengamankan pembiayaan anggaran dalam APBN 2026.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, instrumen yang dilelang mencakup tiga seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS). Seri yang ditawarkan antara lain SPNS13072026, SPNS23112026, dan SPNS01032027 dengan imbal hasil diskonto, serta seri PBS030, PBS040, PBS034, PBS005, dan PBS038.

Seri PBS038 tercatat menawarkan imbal hasil tertinggi sebesar 6,87500 persen, sementara imbal hasil terendah berada pada seri PBS040 sebesar 5 persen. Pemerintah membuka ruang bagi pemenang lelang hingga 200 persen dari target indikatif yang ditetapkan.

Langkah ini dilakukan di tengah tren penurunan minat investor terhadap lelang sukuk dalam beberapa waktu terakhir. Data DJPPR menunjukkan total penawaran masuk pada 19 Mei 2026 hanya mencapai Rp 18,79 triliun, angka yang terus merosot dibandingkan lelang pada 5 Mei 2026 sebesar Rp 21,19 triliun, dan jauh di bawah capaian 21 April 2026 yang menyentuh Rp 33,5 triliun.

Penerbitan sukuk ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menutup defisit APBN 2026 yang ditargetkan mencapai Rp 689,1 triliun. Merujuk pada UU APBN Nomor 17 Tahun 2025, target pembiayaan utang tahun ini dipatok sebesar Rp 832,2 triliun, meningkat dibandingkan target tahun sebelumnya yang sebesar Rp 775,9 triliun.

Pemenuhan Target Pembiayaan

Lelang ini bertujuan untuk memenuhi sebagian target pembiayaan negara melalui pasar modal syariah. Meskipun minat pasar sempat melambat, pemerintah tetap optimistis instrumen ini mampu menarik investor domestik maupun internasional untuk mendukung keberlanjutan fiskal nasional di tahun 2026.

04d8eacc037574d31a8bc15bc68087e9.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…

53bcaad43a82b04a8e809711c21fcc22.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membukukan penurunan laba bersih sepanjang kuartal I tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis akhir pekan lalu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,34 triliun, menurun 21,8% secara tahunan. Ini sejalan dengan laba periode berjalan turun sebesar 17,57% secara year on year (yoy) menjadi Rp 6,05 triliun. Penurunan laba bersih…

96e5f6266300f6b20a72f06e6f1dccb5.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,05% di level 6.127,38 pada Jumat (29/5/2026). Dalam sepekan, IHSG tercatat melemah 0,56%. Analis memperkirakan IHSG masih berpotensi terkoreksi pada pekan depan. Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG masih berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan pekan depan dengan level support di 6.071 dan resistance di 6.262. “Untuk sepekan ke…

8d67b2bfab30584a2c18622d6fb22019.jpg
Ecozone

Antusiasme investor terhadap SpaceX kembali memanas setelah berbagai laporan mengindikasikan bahwa perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut akan segera melantai di bursa saham melalui initial public offering (IPO). Bahkan, proses IPO disebut bisa berlangsung secepat bulan depan atau setidaknya pada musim panas tahun ini. Kabar tersebut langsun…