Jakarta – Erika Carlina menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas jejak digital masa lalunya. Meski konten-konten lama kerap kembali diungkit oleh netizen ke ruang publik, ia memilih untuk tidak menyalahkan siapa pun termasuk dirinya sendiri di masa lalu.
Erika menyadari bahwa di era media sosial, setiap ucapan seorang figur publik akan tersimpan dalam jangka waktu yang lama. Alih-alih menghapus atau menyangkal, ia lebih memilih untuk menerima segala konsekuensi atas apa yang pernah ia ucapkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Erika saat menjadi bintang tamu dalam kanal YouTube Denny Sumargo. Ia mengakui bahwa banyak candaan atau obrolan santai di masa lalu yang kini memiliki dampak berbeda jika dilihat dari perspektif kehidupannya saat ini.
“Gua enggak mau menyalahkan jejak digital yang ada pada gue. Itu gue kan keluar dari mulut gue. Gua harus pertanggungjawabkan kata-kata itu,” tegas Erika.
Menurutnya, saat membuat konten di masa lalu, seseorang sering kali tidak dapat memprediksi situasi di masa depan. Berbagai pembahasan, mulai dari kehidupan malam hingga candaan spontan, kini sering kali menjadi perbincangan kembali oleh publik.
Sikap tegas ini diambil Erika sebagai bentuk kedewasaan dalam menghadapi konsekuensi atas tindakan yang pernah ia lakukan. Ia mengaku tidak lagi ambil pusing dengan penilaian negatif orang lain terkait masa lalunya.
“Kalau sampai nanti orang-orang menilai gua buruk, ya udah gitu. Mau itu jejak digital gua digoreng mau sampai kapanpun, yang penting gua sekarang ada,” tutupnya.







