Ecozone

Kerugian BUMA International Grup Menyusut Signifikan Sebesar 66 Persen

14
×

Kerugian BUMA International Grup Menyusut Signifikan Sebesar 66 Persen

Sebarkan artikel ini
7f0866e706d64f4c379d445322a8ad04.jpg
7f0866e706d64f4c379d445322a8ad04.jpg

Jakarta – PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berhasil menekan angka kerugian bersih sepanjang kuartal I-2026. Emiten kontraktor pertambangan batu bara ini mencatatkan rugi bersih sebesar US$ 24 juta, atau menyusut signifikan sebesar 66 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$ 70 juta.

Direktur BUMA Internasional Grup, Iwan Fuad Salim, menyatakan bahwa perbaikan kinerja keuangan ini merupakan hasil dari upaya pemulihan perusahaan yang terus berlanjut sejak 2025. Meski kuartal pertama secara musiman memiliki tantangan tersendiri, perusahaan mampu menunjukkan efisiensi operasional yang lebih baik.

EBITDA melonjak tajam

Kinerja operasional perusahaan terlihat dari lonjakan EBITDA yang mencapai 98 persen secara tahunan, yakni dari US$ 14 juta pada kuartal I-2025 menjadi US$ 28 juta pada kuartal I-2026. Margin EBITDA pun turut terdongkrak menjadi 11 persen, naik signifikan dari posisi 5 persen pada periode sebelumnya.

Menurut Iwan, peningkatan EBITDA terjadi berkat disiplin ketat dalam pengelolaan biaya dan efisiensi produktivitas, meskipun pendapatan perusahaan mengalami kontraksi. Tercatat, pendapatan BUMA pada kuartal I-2026 mencapai US$ 318 juta atau turun 10 persen secara tahunan.

Dampak berakhirnya sejumlah kontrak

Di sisi lain, volume overburden removal perusahaan turun 12 persen menjadi 89 juta bank cubic meters, dan produksi batu bara terkoreksi 20 persen menjadi 15 juta ton. Iwan menjelaskan bahwa penurunan volume produksi dipicu oleh berakhirnya kontrak di site Binungan, Indonesia, dan site Burton, Australia. Selain itu, terdapat proses ramp-down di dua lokasi tambang lainnya di Indonesia sepanjang 2025.

Kendati volume produksi melambat, perusahaan tetap mendapatkan keuntungan dari sisi harga. Rata-rata harga jual bisnis kontraktor pertambangan tercatat naik 3 persen secara tahunan. Kenaikan ini didukung oleh porsi kontrak rise-and-fall yang lebih tinggi serta adanya penyesuaian tarif berjenjang yang mengikuti tren harga batu bara.

04d8eacc037574d31a8bc15bc68087e9.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…

53bcaad43a82b04a8e809711c21fcc22.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membukukan penurunan laba bersih sepanjang kuartal I tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis akhir pekan lalu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,34 triliun, menurun 21,8% secara tahunan. Ini sejalan dengan laba periode berjalan turun sebesar 17,57% secara year on year (yoy) menjadi Rp 6,05 triliun. Penurunan laba bersih…

96e5f6266300f6b20a72f06e6f1dccb5.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,05% di level 6.127,38 pada Jumat (29/5/2026). Dalam sepekan, IHSG tercatat melemah 0,56%. Analis memperkirakan IHSG masih berpotensi terkoreksi pada pekan depan. Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG masih berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan pekan depan dengan level support di 6.071 dan resistance di 6.262. “Untuk sepekan ke…

8d67b2bfab30584a2c18622d6fb22019.jpg
Ecozone

Antusiasme investor terhadap SpaceX kembali memanas setelah berbagai laporan mengindikasikan bahwa perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut akan segera melantai di bursa saham melalui initial public offering (IPO). Bahkan, proses IPO disebut bisa berlangsung secepat bulan depan atau setidaknya pada musim panas tahun ini. Kabar tersebut langsun…