FENESIA- Kesuksesan hidup tidak diukur oleh capaian duniawi semata, namun juga di mata Allah.
Kesuksesan sejati diraih jika seluruh capaian itu memberi manfaat bagi orang lain sehingga mengalirkan pahala jariah, dan kelak, saat menutup usia dalam keadaan husnul khatimah.
Man jadda wa jada

Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapat
Ungkapan man jadda wajada berasal dari Bahasa Arab مَنْ جَدَّ وَجَدَ yang kalau diartikan adalah siapa yang bersungguh maka ia akan menemukan atau siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan dapat.
Ungkapan ini merupakan bagian dari kata-kata mutiara atau kata-kata bijak yang diajarkan di pondok pesantren. Biasanya diajarkan dalam bentuk mahfudzot yang artinya materi hapalan. Dalam mahfudzot sendiri banyak ditemuai kata-kata bijak yang diawali dengan kata “man” alias “siapa” atau “barang siapa.”
Ungkapan ini sesuai dengan peribahasa indonesia yaitu Berakit-rakit ke hulu berenang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudia. Pribahasa ini mirip dengan ungkapan dalam bahasa arab yang sedang dibahasa.
Man shobaro dzofiro

Siapa yang bersabar akan beruntung
Man Shabara Zhafira adalah salah satu kalimat yang akhir-akhir ini sering digunakan, terutama dikalangan umat Islam.
Kalimat ini cukup familiar dan sering digunakan sebagai quotes di banyak media sosial dan digunakan oleh berbagai banyak orang.
Man Shabara Zhafira biasanya berfungsi sebagai kalimat motivasi kesuksesan untuk diri sendiri maupun orang lain.
Man saara ala darbi washalla

Siapa yang berjalan di jalannya akan sampai ke tujuan
Man saara ala darbi washala adalah salah satu mahfudzot yang sering digunakan untuk memberi motivasi agar selalu mengikuti alur yang benar / yang sudah ditetapkan sehingga akan sampai pada tujuan yang diinginkan.
Seperti kita tahu, bahwa dalam kehidupan ini semuanya memiliki sistem dan alur, ikutilah alur yang benar yang telah ditetapkan tersebut supaya kita sampai pada tujuan yang dikehendaki. Kalau kita tidak sampai pada tujuan yang kita inginkan pikirkanlah dimungkinkan dalam prosesnya kita tidak mengikuti aturan dan keluar dari jalur yang telah ditetapkan.







