FeedSport

Indra Sjafri: Uji Coba Kontra Mali, Ujian Berat Timnas U-23

71
×

Indra Sjafri: Uji Coba Kontra Mali, Ujian Berat Timnas U-23

Sebarkan artikel ini
bc72ebbd2e8dbd42fd9c92f25a6e86af.jpg
bc72ebbd2e8dbd42fd9c92f25a6e86af.jpg

Jakarta – Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, mengungkapkan alasan di balik pemilihan Mali sebagai lawan dalam dua laga uji coba krusial menjelang SEA Games 2025 di Thailand. Keputusan ini merupakan bagian dari strategi pembangunan tim, di mana Indra secara sengaja mencari lawan dengan level yang lebih berat untuk menguji kualitas skuad Garuda Muda.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 14 November 2025, Indra menjelaskan filosofinya bahwa seorang pelatih membutuhkan tiga tipe lawan: tim dengan kekuatan sepadan, tim yang lebih lemah, dan tim yang memiliki kualitas di atas. Mali, dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi, dianggap sebagai lawan uji coba yang menantang. “Kami menganggap ini pertandingan uji coba yang levelnya lebih berat. Kami memang menginginkan itu,” tegasnya.

Menurut Indra, laga melawan tim yang lebih unggul sangat penting untuk melihat reaksi dan respons para pemain terhadap tekanan serta perbedaan kualitas permainan. Pengalaman ini akan menjadi bekal dan ujian taktik yang berharga menjelang turnamen dua tahunan tersebut. Dua laga uji coba Timnas U-23 Indonesia kontra Mali dijadwalkan berlangsung pada 15 dan 18 November di Stadion Pakansari, Bogor.

Lebih lanjut, dua laga persahabatan ini juga menjadi momen krusial bagi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam proses seleksi final skuad SEA Games. Dari total 33 pemain yang mengikuti pemusatan latihan, hanya 23 pemain terbaik yang akan diberangkatkan ke Thailand. Indra Sjafri menekankan bahwa keputusan akhir akan diambil berdasarkan data dan observasi dari latihan serta pertandingan uji coba ini. “Fasilitas uji coba yang diberikan PSSI sangat bermanfaat untuk memvalidasi pemain-pemain yang akan kami rekrut menjadi 23 pemain,” pungkas Indra.